Sa’duddin: Saya Siap Menjemput Takdir Jadi Bupati

Sa’duddin


SMS, Babelan - Soal hidup, mati, jabatan semuanya sudah diatur. Kalau tidak ada takdirnya walau dikejar sampai manapun tetap tidak akan bisa menggapainya. Itulah yang diyakini oleh Sa’duddin. Kali ini ia mengaku siap untuk menjemput takdirnya sebagai Bupati Bekasi yang kedua kalinya. Sebagai manusia biasa diperlukan usaha untuk mendapatkan apa yang sudah ditakdirkan tersebut.


“Kami optimis mampu memenangkan pemilu. Makanya kami berusaha menjemput takdir untuk menjadi bupati kembali,” jelas Sa’duddin.


Ia menjelaskan kehidupan didunia ini sudah ada yang mengaturnya. Semuanya sudah digariskan oleh maha pencipta. Dan kami yakin kalau ditakdirkan kembali menjadi bupati Bekasi untuk kedua kalinya. Makanya kami berusaha menjemput takdir yang sudah ditetapkan.


“Kami ini sedang berusaha untuk menjemput takdir sebagai bupati,” bebernya optimis.


Ia pun mengaku sangat optimis bisa mempertahankan kursi panas yang selama ini didudukinya. Sebab secara popularitas dan dukungan pasangan SAJA cukup tinggi. Ini semua menurut Sa’duddin sebagai pertanda kalau ia memiliki peluang untuk mempertahankan kursinya.


”Saya cukup optimis. Kan kita disuruh optimis menjalani segala urusan. Soal menjadi bupati sangat optimis,” tambahnya.


Untuk mewujudkan takdir itu, Sa’duddin menekankan supaya partai pengusung tidak hanya elitnya semata yang mendukung. Ia pun meminta supaya elit partai pendukung bisa mensosialisasikan pasangan yang diusungnya. Jangan sampai elit partai mendukung kadernya menyimpang ke lain pasangan.


”Mudah-mudahan yang mendukung ini bukan elit semata melainkan seluruh kader di masing-masing partai,” imbuhnya.


Ia pun menegaskan jika seluruh partai pendukung semuanya kompak kemungkinan besar kemenangan ada di depan mata. Namun Sa’duddin menegaskan kalau apa yang ada ini bukanlah kesombongan melainkan fakta nyata. Tugas utama yang harus dilakukan saat ini bagaimana melakukan konsolidasi setiap partai pendukung.


”Sekarang ini yang harus ditekankan bagaimana melakukan sosialisasi di tingkat bawah supaya pasangan SAJA ini bener-bener dikenal di seluruh kalangan bawah,” ujarnya sambil tersenyum.(dit)

Forum Partai Non Parlemen Deklarsi Dukung SAJA

SMS, Babelan - 11 Partai Non Parlemen resmi mendlarasikan diri untuk mendukung pasangan SAJA kemarin (6/1) di Babelan. Kesebelas partai tersebut di antaranya Partai Matahari Bangsa, Partai Kedaulatan, PSI, PKPB, PMB, Pelpor, Republikan, PNI Marhaen, Barnas, PPI, PPDI dan Partai Buruh. Dukungan ke pasangan SAJA ini sudah menjadi keyakinan bagi ketua partai non parlemen dan tidak akan menarik dukungan lagi. Mereka sengaja melabuhkan dukungan terakhirnya ke pasangan SAJA karena melihat perkembangan peta politik terlebih daulu.


Juru bicara Forum Lintas Partai Non Parlemen Edi S Riyadi menjelaskan bergabungnya partai non parlemen ke SAJA ini setelah melihat perkembangan peta politik di lapangan. Sebelumnya jelas Edi partai non parleman sebagian besar tiarap terlebih dahulu. Mereka cukup tahu diri dengan komposisi yang dimilikinya. Karena tidak memiliki kursi di DPRD merekapun memilih bergerak setelah melihat peta politik yang cukup jelas di lapangan.


”Kami sengaja baru menegaskan ke salah satu dukungan. Kami tidak mau tergesa-gesa karena ga mau ada kesalahan memberikan dukungan,” jelas Edi.


Ia juga menampik kalau dikatakan mendompleng ke pasangan SAJA semata. Menurutnya partai non parlemen yang sekarang ini mendukung pasangan SAJA betul-betul mendukung tidak mencari aman semata. Menurutnya tidak adanya sikap dari awal memberikan dukungan pada pasangan SAJA karena tidak mau terjebak dalam permainan politik. Ia pun memilih menahan diri terlebih dahulu untuk memberikan dukungan. Setelah adanya peta politik yang diyakininya lebih condong pasangan SAJA yang kuat ia pun memilih untuk mendukung pasangan ini.


”Peta politik yang ada menunjukkan kalau kami harus mendukung pasangan ini, selain itu juga ada alasan lain yang memang cukup masuk akal,” beber sekretaris DPC PMB tersebut.


Alasan lain yang dimaksud Edi pembangunan di Kabupaten Bekasi harus terus berjalan. Selama ini jelasnya pembangunan sudah cukup baik walau harus diakui masih ada kekurangan. Kalau pemimpin yang ada berganti tentunya pembangunan yang sudah berjalan ini kemungkinan besar tidak akan berlanjut. Sebab masing-masing kandidat memiliki program tersendiri. Untuk menghindari macetnya pembangunan inilah partai non parlemen memberikan dukungan sepenuhnya kepada pasangan SAJA.


”Pembangunan ga boleh berhenti dan pak Sa’duddin merupakan sosok yang paling layak untuk memimpin Bekasi kembali,” tegasnya.


Dengan bertambahnya pendukung pasangan SAJA ini tentunya menjadikan pemicu supaya pasangan SAJA bisa memenangkan pemilukada. Sebab secara politik yang mendukung pasangan SAJA saat ini bukan lagi tiga partai, PKS, PPP dan PKB melainkan ada 11 partai non parlemen. Ini merupakan dukungan tersendiri yang patut diperhatikan oleh kandidat lainnya.


”Secara politik kami tidak lagi hanya bertiga, tapi banyak dukungan yang berada di belakang kami,” tegas humas DPD PKS Zainudhin. (dit)

Endang Sidik: Tidak Ada Alasan Untuk Kalah

SMS, Tambun Selatan - Tim pemenangan pasangan Sa'duddin Jamal (SAJA) optimis calonnya bakal memenangkan pemilukada kali ini. Dilihat dari segi apapun pasangan SAJA lebih memiliki peluang dari pada pasangan lainnya. Walau lebih unggul dari segalanya namun harus tetap waspada dan tidak boleh lengah sedikitpun. Sebab tidak ada lawan yang tidak melakukan perlawanan.


"Dilihat dari manapun SAJA lebih unggul, mulai dari popularitas sampai kesiapan semuanya siap," jelas penasehat tim bapilu SAJA Endang Sidik Permana.


Menurutnya calon yang diusung saat ini memiliki segala-galanya. Namun tim pemenangan juga diminta tidak lengah sedikitpun. Menurut Endang jangan sampai pasangan lain melakukan kegiatan positif tapi tim SAJA malah tidak melakukannya. Sebab saat ini kandidat yang ada juga mempersiapkan berbagai strategi untuk memenangkan pertarungan di pemilukada kali ini.


"Pokoknya jangan sampai kreatifitas menarik massa kalah dengan pasangan lainnya," tambah mantan ketua bapilukada tahun lalu.


Ia juga menegaskan tidak ada alasan untuk kalah di pemilukada kali ini. Sebab berbagai unsur mulai dari popularitas dimiliki pasangan ini. Apalagi incumbent memiliki segudang prestasi dan popularitas yang tinggi. Ini tentunya menjadi kelebihan tersendiri bagi pasangan SAJA.


"Emang ga ada alasan untuk kalah. Di atas kertas yakin bisa menang. Tapi jangan sampai takabur, harus tetap waspada," beber lelaki yang tinggal di bilangan Tambun Selatan tersebut.


Ia juga menegaskan supaya kordinasi antar tim bisa ditingkatkan lagi. Jangan sampai karena mengusung incumbent lantas enggan untuk terus berkordinasi. Menurutnya sosialisasi dengan berbagai ragam kreativitas sangat penting untuk mendongkrak lebih jauh lagi popularitas pasangan SAJA. Dan ini harus terus dilakukan untuk mendapatkan hasil yang maksimal.


"Kreatifitas cara sosialisasi harus terus ditingkatkan, jangan sampai puas dengan apa yang sudah dilakukan," bebernya.


Dengan banyaknya sosialisasi yang berbeda dengan pasangan lain tentu akan dapat menarik perhatian. Hal seperti inilah yang harus dipertahankan untuk memenangkan pasangan SAJA.


"Dulu waktu pemilukada tahun lalu tim tidak henti-hentinya melakukan sosialisasi dengan cara-cara yang kreatif. Dan inilah yang harus dipertahankan dan dimodifikasi," tukasnya. (dit)

Kabupaten Bekasi Juara Tiga Menanam Pohon Se Jabar

SMS, Cikarang Pusat - Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan (DPPK) berhasil meraih juara tiga menanam pohon terbanyak tingkat Jawa Barat. Keberhasilan meraih juara tiga ini menjadi prestasi tersendiri mengingat wilayah Kabupaten Bekasi yang terkenal sebagai kawasan industri. Bekasi sendiri berhasil mengalahkan Kabupaten Ciamis yang merupakan wilayah pertanian dan memiliki hutan.


Kepala DPPK Bambang Sulaksana mengaku bangga dengan penghargaan tersebut. Sebab wilayah industri namun mampu mengalahkan wilayah yang notabene memiliki hutan soal menanam pohon. Ia pun menegaskan kalau keberhasilan mendapatkan juara tiga ini merupakan keberhasilan warga dan pemerintah Kabupaten Bekasi.


"Bangga banget Kabupaten Bekasi berhasil menyisihkan beberapa daerah di Jawa Barat ini," jelas Bambang.


Bambang sendiri menegaskan DPPK sudah menanam 7.400 ribu pohon dalam kurun waktu 2010-2011. Pohon yang ditanam ini merupakan hasil swadaya dari masyarakat setempat. Ia sengaja mengajak masyarakat untuk gemar menanam pohon. Sebab polusi udara di Bekasi akan bertambah tinggi jika tidak diimbangi dengan menanam pohon.


"Inikan juga untuk menghasilkan oksigen. Polusi di sini sudah cukup tinggi, mulai dari polusi yang disebabkan kendaraan sampai industri bercampur menjadi satu," imbuhnya.


Ia pun mengakui kalau keberhasilan meraih juara tiga ini tidak lepas dari tujuh kawasan industri yang ada. Menurutnya peran serta kawasan menanam pohon menjadikan Kabupaten Bekasi rimbun. Apalagi satu kawasan dijatah seribu pohon. Dan itu semua dilakukan oleh kawasan untuk sama-sama menjaga polusi udara.


"Menurut hemat saya polusi sudah lewat di ambang batas. Baik pabrik ataupun kendaraan. Makanya kami menggandeng kawasan yang ada," ungkapnya.


Menurutnya teror yang ditakuti bukan hanya teror bom. Akan tetapi polusi udara. Kami pun mengetuk supaya kawasan bisa ikut berpartisipasi supaya bisa ikut menanam pohon. Dan ini diakui oleh Jabar. Kalau daerah industri bisa menanam pohon dan mencapai tingkat yang cukup banyak.


"Jawa Barat sendiri mengakui makanya kami dapet juara tiga," tukasnnya.


Juara satu menanam pohon terbanyak diraih Kabupaten Bandung Barat. Disusul Kabupaten Garut. Duduk ditingkat ketiga Kabupaten Bekasi. Penghargaan ini ditetapkan di SK 002/kep.1499-bkd/2011. (dit)

Sa'duddin Voters Rangkul Semua Kalangan

SMS, Tambun Selatan - Sa'duddin voters berusaha merangkul semua kalangan yang bisa diajak mendukung pasangan SAJA. Sebagai calon pemimpin tentunya sudah menjadi kewajibannya untuk menggandeng berbagai kalangan baik dalam sekala kecil ataupun besar. Sebab pemimpin bukanlah milik golongan atau kelompok tertentu. Sudah sewajarnya jika semua yang ada bisa dirangkulnya.


Ketua Sa'duddin Voters Muhammad Faisal menjelaskan tugas Sa'duddin Voters adalah mengumpulkan suara untuk pasangan SAJA. Menurutnya memenangkan SAJA sudah menjadi tekad bagi Sa'duddin Voters. Dan cita-cita itu harus diwujudkan dengan kerja nyata.


"Kita berjuang untuk pemenangan SAJA di pemilukada ini," ujar Faisal.


Ia juga menjelaskan perjuangan untuk memenangkan SAJA tidak harus dilakukan lewat jalur partai. Menurutnya memang harus ada relawan seperti Sa'duddin Voters ini untuk membantu meraup. Suara di kalangan masyarakat. Jika partai memiliki pangsa tertentu Sa'duddin Voters juga sama.


"Kami non partai, karena non partai bisa lebih leluasa gerakknya," bebernya.


Walau bukan berasal dari partai namu Sa'duddin Voters juga terus berkomunikasi dengan pendukung pasangan SAJA lainnya. Menurutnya gerakan ini harus dilakukan untuk mendapatkan hasil seperti yang ditentukan. Sebab jika bergerak masing-masing tanpa ada kordinasi akan sulit berkembang.


"Walaupun bentuk timnya banyak kalau ga ada kordinasi akan sulit," tuturnya.


ia juga menjelaskan pencitraan pasangan SAJA menjadi tujuan utamanya. Selain itu Sa'duddin Voters membidik kalangan yang susah ditembus oleh partai. Menurutnya strategi ini kalau berjalan lancar tentunya tidak akan ada masalah lagi terkait pemenangan SAJA.


"Kalangan yang tidak bisa disentuh partai kami akan masuk disitu," tukasnya. (dit)

Jamalullail Nikmati Tugasnya Sebagai Cawabup

SMS, Tambun Selatan - Berlatar belakang sebagai akademisi yang terbiasa dengan konsep dan kerja di ruangan rupanya tidak membuat wakil calon bupati Jamalullail merasa kesulitan beradaptasi dengan masyarakat. Malahan ia memiliki pemikiran tersendiri supaya para akademisi banyak yang terjun langsung ke masyarakat. Hal ini untuk melihat langsung realita yang ada. Sehingga bisa dipadukan antara konsep yang ideal untuk mendapatkan kebijakan yang merakyat.


“Permasalahan adaptasi tidak terlalu besar. Malahan sosialisasi seperti ini bisa mendapatkan pengetahuan sesungguhnya di lapangan,” jelas Jamalullail.


Ia juga menegaskan supaya banyak akademisi yang terjung langsung ke lapangan. Menurutnya dengan terjun ke lapangan secara langsung bisa mendapatkan informasi yang valid terkait keadaan warga. nantinya informasi ini bisa dijadikan pijakan untuk menentukan suatu kebijakan.


“Kayaknya memang harus lebih banyak lagi akademisi yang turun ke lapangan biar bisa menghasilkan kebijakan yang menyentuh,” beber lelaki yang tinggal di bilangan Tambun Selatan tersebut.


Jamal sendiri walau awalnya bekerja di balik meja mengaku tidak keberatan harus turun ke lapangan mengelilingi Bekasi. Ia juga menegaskan menikmati apa yang dilakukannya saat ini. Sebab jika memang kelak terpilih kebijakannya bisa langsung menyentuk. Apalagi dia mempunyai cita-cita memadukan teori yang selama ini digelutinya dengan realita yang ada untuk meningkatkan kesejahteraan warga Bekasi.


“Ga ada keberatan. Inikan sama-sama tugas hanya tanggung jawabnya saja yang berbeda,” ujarnya.


Ia juga mengaku tidak merasa berat dengan apa yang dilakukan saat ini. Ia menjelaskan kalau masalah berat merupakan hal yang relatif. Tugasnya sebagai akademisi memiliki sisi rumit tersendiri. Dan itu menurutnya akan merasa berat jika tidak dinikmati. Namun karena dinikmati semuanya merasa ringan.


”Sebenarnya sama-sama dituntut tanggung jawab yang sungguh-sungguh. Hanya wilayah kerja yang membedakan. Tetapi tugas keduanya dapat disinergikan untuk kepentingan masyarakat,” tambahnya. (dit)

DPC PPP Tegaskan Kadernya Komunikasi Lintas Partai Pendukung SAJA

SMS, Cikarang Barat - DPC PPP menegaskan kepada seluruh PAC yang ada di Kabupaten Bekasi supaya meningkatkan komunikasi lintar kader partai pengusung pasangan SAJA. Langkah ini dinilai sangat perlu untuk menyambung kepentingan bersama untuk memenangkan pasangan SAJA. Jangan sampai nantinya kader lintas partai pendukung SAJA tidak ada komunikasi dan berjalan sendiri-sendiri.


”Komunikasi ini sangat perlu dan harus dilakukan semua kader untuk sama-sama menjalankan tugas di pemilukada ini,” beber sekretaris umum DPC PPP Nurhamdani.


Ia menjelaskan kasus yang terjadi di PAC Tambun Selatan dan Kedung Waringin dengan tidak berjalannya komunikasi kader lintas partai semestinya menjadi pembelajaran bagi partai pengusung pasangan SAJA. Dan ini jelas Nurhamdani tidak perlu terulang lagi.


”Kemarin ada PAC Tambun Selatan dan Kedung Waringan yang mencoba komunikasi dengan DPC PKS tapi ga nyambung,” tambahnya.


Menurut Nurhamdani komunikasi antara PAC dan DPC ini semestinya sudah tidak ada kendala lagi. Sebab jika sampai masih terkendala seperti ini dikawatirkan yang akan rugi dan terkena dampaknya pasangan SAJA itu sendiri. Jangan sampai nantinya partai pengusung ini bekerja sendiri tanpa ada komunikasi yang jelas dari para kader yang ada.


”Inikan koalisi harusnya bisa berjalan bersama. Nanti kalau berjalan masing-masing mudah dikalahkan lawan,” bebernya.


Ia juga menjelaskan antara kader PPP dan PKS semuanya sama. Tidak ada lagi pembeda. Sebab yang diusung merupakan calon yang sama. Jangan sampai karena PPP hanya mendukung lantas diabaikan begitu saja.


”Inginnya bekerja sama. Duduk sama rendah berdiri sama tinggi. Sama-sama satu tujuan,” ujar lelaki berkumis tipis tersebut.


Walau sempat terjadi miss komunikasi namun Nurhamdani menampik kalau konsolidasi tingkat bawah tidak berjalan. Ia menegaskan konsolidasi di DPC PPP untuk memenangkan pasangan SAJA berjalan cukup lancar. Kesalahan yang ada di dua PAC tersebut tidak bisa dijadikan patokan kalau konsolidasi tidak sempurna.


”Ini hanya miss komunikasi saja. Soal konsolidasi semuanya sudah berjalan,” tukasnya.(dit)