[caption id="attachment_249" align="aligncenter" width="448" caption="Yayasan Yabunayah Santuni Yatim Piatu dan Jompo Desa Pantai Bakti"][/caption]
SMS, Muaragembong - Hampir setiap tahun Yayasan Yabunayah selalu memberikan santunan kepada anak-anak yatim di wilayah Desa Pantai Bakti Kecamatan Muaragembong. Seperti halnya yang dilakukan pada tahun ini.
Sekitar 115 orang anak yatim piatu dari 17 RT yang ada di wilayah Desa Pantai Bakti, kali ini juga mendapat santunan. Santunan tersebut berupa uang dan bingkisan.
Acara yang berlangsung di yayasan yang berlokasi di Kampung Kedung Cinde RT.02/05 tersebut juga dihadiri Camat Muaragembong, Drs. Suhardi dan Ketua MUI Muaragembong A Muhajar, Bimaspol Briptu Yuhendrik, Kepala KUA Amir, dan para kepala desa se-Kecamatan Muaragembong.
Ketua Yayasan Yabunayah M. Mait mengatakan, untuk saat ini santunan masih sangat kurang, dan baru bisa menyantuni Rp250 per anak ditambah 82 jompo.
“Tahun depan saya berharap pihak lain juga bisa berpartisipasi untuk terlibat dalam kegiatan santunan seperti ini. Agar kami bisa memberikan santunan yang lebih banyak dan lebih besar lagi bagi mereka yang membutuhkan,” ujar Mait.
Ditambahkan, pihaknya sengaja mengumpulkan donatur untuk dikelola dan dibagikan kepada yang lebih membutuhkan.
“Saya, H Saman dan H Nahari mengumpulkan secara swadaya ditambah dari donatur luar sengaja menyelenggarakan kegiatan seperti ini setiap tahunnya,” ujarnya.
Seorang yatim Komar (13) mengaku sangat gembira dengan santunan yang diterimanya.
“Meski nominalnya tidak besar tapi sangat membantu sekali bagi orang-orang seperti kami,” ujar yatim yang masih duduk di bangku sekolah menengah tersebut.
Camat Muaragembong Drs. Rahardi, MM, yang tampak hadir dalam kesempatan tersebut mengaku sangat terharu dengan kegiatan itu.
“Pada keadaan sulit ekonomi seperti hari ini, ternyata masih ada warga yang mau memikirkan anak-anak yatim piatu dan jompo,” ujarnya.
Tokoh pemuda Kampung Kedung Bokor, Muhamad Alwi (35) sangat mendukung dengan kegiatan santunan tersebut, diharapkan pada tahun tahun yang akan datang bisa diselenggarakan lebih besar lagi.
“Semoga tahun depan bisa dilaksanakan lebih besar lagi dan mampu menyantuni yatim dan jompo lebih banyak lagi,” harapnya. [yom]