PDK Garap Warga Ambon dan Padang

Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK)


SMS, Tambun Selatan - Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) yang ikut mengusung pasangan SAJA berkomitmen menggarap kaum buruh dan warga Padang serta Ambon. Spesifikasi penggarapan massa ini dikarenakan figure ketua umum PDK tingkat Kabupaten Bekasi berasal dari Ambon. Sementara istrinya berasal dari Padang. Sentiment kedaerahan inilah yang dicoba untuk dimanfaatkan oleh PDK demi mendukung pasangan SAJA.


Ketua PDK Abdul Majid menegaskan pihaknya berusaha mencoba menggarap kaum buruh. Selama ini massa yang dimiliki PDK sebagian besar berasal dari buruh. Ia pun berusaha untuk menarik simpati kaum buruh untuk mendukung pasangan SAJA. Ia sendiri yakin kalau buruh bisa diajak untuk sama-sama mendukung SAJA. Apalagi jelasnya pemerintah sendiri sudah berani menentukan kebijakan yang memihak ke pada buruh terkait penetapan UMK.


”Saya yakin mampu mengajak buruh memilih pasangan SAJA. Apalagi buruh sudah diberikan kado istimewa ketika penentuan UMK,” beber Abdul Majid.


Sebelumnya buruh apriori terhadap pemilukada. Namun jelas Abdul Majid setelah adanya kebijakan terkait penetapan UMK yang berpihak kepada kaum buruh membuat mereka memiliki harapan. Inilah yang dicoba dimanfaatkan oleh PDK dengan konsentrasi menggarap massa dari kalangan buruh untuk mendulang suara bagi pasangan SAJA.


”Saya punya pintu untuk masuk lebih dalam ke kalangan buruh, dengan kebijakan UMK ini bisa membuat buruh bersimpati,” tegas lelaki asal Ambon tersebut.


Selain menggarap kalangan buruh, Abdul Majid juga konsentrasi memanfaatkan primordialisme warga asal Ambon yang ada di Kabupaten Bekasi. Ia mengklaim warga Ambon jumlahnya mencapai ratusan di Bekasi ini. Tentunya keberadaan warga Ambon ini bisa dijadikan pundi-pundi suara oleh PDK untuk mendukung pasangan yang diusungnya.


”Saya asli Ambon kami mencoba untuk mengajak warga Ambon untuk sama-sama mendukung pak Sa’duddin,” bebernya.


Abdul Majid juga membeberkan tidak hanya suku Ambon saja yang digarap untuk pemenangan SAJA. Suku padang yang tersebar di Kabupaten Bekasi juga digarapnya. Ia memanfaatkan suku istrinya yang berasal dari Padang Sumatera Barat. Jika memang mampu menyakinkan warga asal Padang yang tinggal di Bekasi ini tentunya suara keuntungan tersendiri untuk pasangan SAJA.


”Istri saya dari Padang, komunitas Padang ini juga kami ajak untuk sama-sama mensukseskan pilkada dengan mendukung pasangan SAJA,” tuturnya.


Abdul Majid optimis mampu mengerahkan suara dari komunitas Ambon dan Padang yang ada di Kabupaten Bekasi. Menurutnya dua suku ini memiliki rasa persaudaraan yang kuat ketika berada di tanah rantau.


”Orang Padang ataupun Ambon sangat peduli dengan sesama. Makanya saya yakin bisa mengajak mereka,” tandasnya. (dit)

Leave a Reply