H. Minda Suryana: AMS Akan Perjuangkan SAJA Sampai Titik Darah Terakhir

[caption id="attachment_801" align="alignright" width="224" caption="Ketua AMS Distrik Kabupaten Bekasi, H. Minda Suryana"]H. Minda Suryana[/caption]

SMS, Karang Bahagia - Organisasi Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Distrik Kabupaten Bekasi yang lahir dari sebuah organisasi Masyarakat Pasundan yang berdiri sejak 45 tahun lalu, akhirnya telah menentukan sikap politiknya dengan  mendukung penuh Pasangan SAJA sebagai pihan terbaiknya.


Hal tersebut di ungkapkan oleh Ketua AMS Distrik kabupaten Bekasi H. Minda Suryana kepada SMS Bekasi di lokasi Markas Komandonya yang berada di Kampung Pule RT 01/03, Desa Karang Satu, Kecamatan Karang Bahagia, Kamis (26/01).


“Dukungan untuk SAJA adalah sebuah Harga mati yang tidak bisa ditawar lagi, dan hal itu akan kami perjuangkan sampai titik darah terakhir, Allah Hu Akbar,” ucapnya dengan semangat.


Lanjutnya, bukan hanya sebatas mendukung saja, namun dalam waktu dekat ini AMS akan mengadakan Rapat Akbar dengan semua Rayon yang tersebar seluruh pelosok Kecamatan se-kabupaten Bekasi untuk memantapkan okemenangan SAJA sampai ke tingkat lapisan bawah.


“Kami lakukan ini karena seluruh jajaran AMS telah menilai dari sekian pasangan calon hanya pasangan SAJA lebih layak dan sangat pantas untuk diperjuangkan hingga tampil menjadi pemimpin di Kabupaten Bekasi dalam periode 5 tahun kedepan,” terangnya.


Masih menurutnya, bukan rahasia umum lagi kabupaten Bekasi sekarang selama kepemimpinan di era Bupati Sa’duddin dalam kurun waktu 5 Tahun sudah mengalami kemajuan yang jauh lebih baik dari era sebelumnya.


“Bukti Kerja Nyata Bupati Sa’duddin sekarang sudah berhasil membangun infrastruktur jalan beton sepanjang 700 Kilometer, Santunan Kematian senilai Rp. 2 juta yang di berikan ke tiap warga terutama yang tidak mampu, fasilitas pendidikan Gratis, Fasilitas Kesehatan Gratis,” ucapnya.


Ia menghimbau dan mengajak kepada ketiap lapisan masyarakat dalam kesatuan keluarga besar anggota AMS dibawah Komando Distrik Kabupaten Bekasi agar dalam pelaksanaan Pemilukada Kabupaten Bekasi pada tanggal 11 Maret Untuk berbondong bondong wajib hukumnya  dan 1000 % untuk memilih pasangan SAJA dengan nomer urut 2 sebagai pilihan terbaik Rakyat Bekasi. [her]

Warja Musrofa, SE: Sa’duddin Harus Lebih Peduli pada OKP

[caption id="attachment_704" align="aligncenter" width="448" caption="Ketua Karang Taruna Desa Sukaindah, Warja Musrofa, SE."]Warja Musrofa, SE[/caption]

SMS, Sukakarya - MENURUT Ketua Karang Taruna Desa Sukaindah, Warja Mustofa, sosok Bupati Sa’duddin semenjak kepemimpinannya selama kurang lebih lima tahun sudah banyak mengalami perubahan, baik pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, sarana pendidikan, kesehatan dan yang lainnya.


Pembangunan infrastruktur jalan sudah banyak yang dicor (betonisasi), bahkan sudah mencapai 700 KM lebih. Dari segi pendidikan, Sa’duddin telah membuat program wajib belajar 9 tahun dengan biaya gratis dari SD hingga SMP, bahkan sampai dengan tahun anggaran 2012 sudah tujuh sekolah setingkat SMK/SMA digratiskan.


Dari segi kesehatan, Bupati Sa’duddin juga telah membebaskan biaya berobat di seluruh Puskesmas se-kabupaten Bekasi. Bahkan untuk membantu masyarakatnya, Sa’duddin juga memberikan santunan dana kematian sebesar Rp2 juta kepada ahli waris.ini membuktikan bahwa Bupati Sa’duddin peduli terhadap masyarakatnya.


Selain itu juga, untuk meningkatkan kinerja desa, Bupati juga memberikan kendaraan roda empat bahkan kendaraan roda dua pun tak urung diberikan, tak ketinggalan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) juga diberikan kendaraan operasional.


“Program pembangunan di Kabupaten bekasi sudah banyak mengalami perubahan dan kemajuan, baik pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, pendidikan, kesehatan dan yang lainnya. Oleh karena itu, Bupati Sa’duddin berhak dan layak untuk melanjutkan pembangunan di Kabupaten bekasi,” ujar pria ramah ini kepada SMS Bekasi di sela-sela kesibukannya.


Dikatakannya, memang sudah banyak keberhasilan Sa’duddin dalam memimpin Kabupaten Bekasi. Akan tetapi, Organisasi Kepemudaan seperti Karang Taruna sampai saat ini belum begitu tersentuh.


“Sudah banyak perubahan yang dicapai oleh Sa’duddin, Kami mengharapkan, bila terpilih kembali hendaklah memperhatikan organisasi kepemudaan terutama Karang Taruna yang memang sampai saat ini belum ada perhatiannnya,” tukasnya dengan penuh harap. [ks-01]

Sa’duddin Votters Sosialisasikan Pasangan SAJA Lewat Buku

[caption id="attachment_680" align="aligncenter" width="448" caption="Sa'duddin Voters Luncurkan Buku Sa'duddin"]Sa'duddin Voters Luncurkan Buku Sa'duddin[/caption]

SMS, Tambun Selatan - Banyak cara yang dilakukan pendukung untuk memenangkan pasangannya dalam pemilukada mendatang. Salah satunya adalah yang dilakukan Tim Sa’duddin Votter. Mereka meluncurkan buku saku berjudul “Alasan Memilih SAJA”.


Menurut Ketua Sa’duddin Votter, Muhammad Faisal Lambadjo, peluncuran buku saku tersebut bertujuan menggiring aspirasi masyarakat untuk memilih pasangan SAJA.


“Buku ini terlihat praktis dan mudah dibaca karena ditujukan untuk kelas menengah keatas. Kita ingin mengajak mereka berpartisipasi untuk memilih dalam Pemilukada Kabupaten Bekasi,” ujarnya dalam peluncuran Buku Saku Alasan Memilih SAJA di Posko Sa’duddin Votter, Grandwisata, Tambun Selatan, Rabu (18/1).


Ia mengatakan, dalam buku saku tersebut pihaknya sengaja membuat point-point alasan mengapa memilih SAJA. Diantaranya Sa’duddin selaku incumbent yang berjiwa lembut dan tenang dalam menghadapi masalah dan telah melakukan pemeretaan pembangunan di Kabupaten Bekasi.


“Sosok Sa’duddin dinilai mampu memberikan pendidikan politik di seluruh elemen masyarakat dan merupakan pemimpin yang memiliki responsibility,” imbuh pria yang juga mantan Sekretaris Nahdatul Ulama (NU) Kabupaten Bekasi.


Menurut Faisal, pihaknya telah mencetak 10.000 eksemplar yang nantinya akan dibagikan kepada seluruh masyarakat.


“Buku tersebut dicetak secara perdana oleh kami sebanyak 1000 exsemplar dengan tebal 25 halaman, meliputi isi materinya mengenai segudang prestasi incumbent Sa’duddin dalam kurun waktu memimpin Kabupaten Bekasi di akhir lima tahun jabatannya,” terangnya.


Dikatakannya, buku tersebut diluncurkan dalam rangka membantu tim sukses SAJA untuk memberikan sosialisasi terhadap masyarakat mengenai informasi tentang pasangan SAJA. Terutama mengenai keberhasilan dari pada kinerja sosok seorang Sa’duddin dalam memimpin Kabupaten Bekasi selam lima tahun terakhir ini.


“Sasaran utama dari buku ini untuk kami sosialisasikan dalam rangka mencari simpatik untuk pasangan SAJA. Di dearah perumahan menengah keatas hingga dengan membaca buku tersebut mereka bisa tergugah hatinya untuk memilih SAJA,” ucapnya.


Di tempat terpisah, Ketua Panwaslukada Kabupaten Bekasi, Mulyadi Asyamsudin, mengatakan, buku tersebut sah-sah saja dibuat dan diterbitkan. Namun, terlihat terang benderang untuk mengajak masyarakat memilih salah satu calon. Ia meninta kepada timses ataupun pendukung agar bisa menahan diri dulu sampai pada tahapan jadwal kampanye sudah ditetapkan.


“Saya himbau kepada siapapun termasuk Tim SAJA, untuk kampanye dengan saran apapun agar bisa menahan diri dulu pada saat jadwal kampanye sudah ditetapkan. Sehingga pemilukada nanti bisa berjalan dengan sesuai mekanisme yang ditetapkan KPU,” terangnya.


Menanggapi hal tersebut, Faisal menyatakan pihaknya mengetahui aturan main yang berlaku dan ia tidak akan semena-mena menyebarkan buku tersebut kecuali untuk kalangan sendiri. Hal berbeda jika kampanye sudah dimulai ia sudah menyiapkan ribuan eksemplar untuk disebar.


“Kita faham aturan main kok, kita juga dalam me-lounching ini tidak melibatkan pihak lain atau masyarakat luas kecuali anggota kita sendiri dan wartawan sebagai pencari berita. Begitu pula tempatnyapun di kantor kita sendiri,” pungkasnya. [her/tata]

Forum Partai Non Parlemen Deklarsi Dukung SAJA

SMS, Babelan - 11 Partai Non Parlemen resmi mendlarasikan diri untuk mendukung pasangan SAJA kemarin (6/1) di Babelan. Kesebelas partai tersebut di antaranya Partai Matahari Bangsa, Partai Kedaulatan, PSI, PKPB, PMB, Pelpor, Republikan, PNI Marhaen, Barnas, PPI, PPDI dan Partai Buruh. Dukungan ke pasangan SAJA ini sudah menjadi keyakinan bagi ketua partai non parlemen dan tidak akan menarik dukungan lagi. Mereka sengaja melabuhkan dukungan terakhirnya ke pasangan SAJA karena melihat perkembangan peta politik terlebih daulu.


Juru bicara Forum Lintas Partai Non Parlemen Edi S Riyadi menjelaskan bergabungnya partai non parlemen ke SAJA ini setelah melihat perkembangan peta politik di lapangan. Sebelumnya jelas Edi partai non parleman sebagian besar tiarap terlebih dahulu. Mereka cukup tahu diri dengan komposisi yang dimilikinya. Karena tidak memiliki kursi di DPRD merekapun memilih bergerak setelah melihat peta politik yang cukup jelas di lapangan.


”Kami sengaja baru menegaskan ke salah satu dukungan. Kami tidak mau tergesa-gesa karena ga mau ada kesalahan memberikan dukungan,” jelas Edi.


Ia juga menampik kalau dikatakan mendompleng ke pasangan SAJA semata. Menurutnya partai non parlemen yang sekarang ini mendukung pasangan SAJA betul-betul mendukung tidak mencari aman semata. Menurutnya tidak adanya sikap dari awal memberikan dukungan pada pasangan SAJA karena tidak mau terjebak dalam permainan politik. Ia pun memilih menahan diri terlebih dahulu untuk memberikan dukungan. Setelah adanya peta politik yang diyakininya lebih condong pasangan SAJA yang kuat ia pun memilih untuk mendukung pasangan ini.


”Peta politik yang ada menunjukkan kalau kami harus mendukung pasangan ini, selain itu juga ada alasan lain yang memang cukup masuk akal,” beber sekretaris DPC PMB tersebut.


Alasan lain yang dimaksud Edi pembangunan di Kabupaten Bekasi harus terus berjalan. Selama ini jelasnya pembangunan sudah cukup baik walau harus diakui masih ada kekurangan. Kalau pemimpin yang ada berganti tentunya pembangunan yang sudah berjalan ini kemungkinan besar tidak akan berlanjut. Sebab masing-masing kandidat memiliki program tersendiri. Untuk menghindari macetnya pembangunan inilah partai non parlemen memberikan dukungan sepenuhnya kepada pasangan SAJA.


”Pembangunan ga boleh berhenti dan pak Sa’duddin merupakan sosok yang paling layak untuk memimpin Bekasi kembali,” tegasnya.


Dengan bertambahnya pendukung pasangan SAJA ini tentunya menjadikan pemicu supaya pasangan SAJA bisa memenangkan pemilukada. Sebab secara politik yang mendukung pasangan SAJA saat ini bukan lagi tiga partai, PKS, PPP dan PKB melainkan ada 11 partai non parlemen. Ini merupakan dukungan tersendiri yang patut diperhatikan oleh kandidat lainnya.


”Secara politik kami tidak lagi hanya bertiga, tapi banyak dukungan yang berada di belakang kami,” tegas humas DPD PKS Zainudhin. (dit)

Endang Sidik: Tidak Ada Alasan Untuk Kalah

SMS, Tambun Selatan - Tim pemenangan pasangan Sa'duddin Jamal (SAJA) optimis calonnya bakal memenangkan pemilukada kali ini. Dilihat dari segi apapun pasangan SAJA lebih memiliki peluang dari pada pasangan lainnya. Walau lebih unggul dari segalanya namun harus tetap waspada dan tidak boleh lengah sedikitpun. Sebab tidak ada lawan yang tidak melakukan perlawanan.


"Dilihat dari manapun SAJA lebih unggul, mulai dari popularitas sampai kesiapan semuanya siap," jelas penasehat tim bapilu SAJA Endang Sidik Permana.


Menurutnya calon yang diusung saat ini memiliki segala-galanya. Namun tim pemenangan juga diminta tidak lengah sedikitpun. Menurut Endang jangan sampai pasangan lain melakukan kegiatan positif tapi tim SAJA malah tidak melakukannya. Sebab saat ini kandidat yang ada juga mempersiapkan berbagai strategi untuk memenangkan pertarungan di pemilukada kali ini.


"Pokoknya jangan sampai kreatifitas menarik massa kalah dengan pasangan lainnya," tambah mantan ketua bapilukada tahun lalu.


Ia juga menegaskan tidak ada alasan untuk kalah di pemilukada kali ini. Sebab berbagai unsur mulai dari popularitas dimiliki pasangan ini. Apalagi incumbent memiliki segudang prestasi dan popularitas yang tinggi. Ini tentunya menjadi kelebihan tersendiri bagi pasangan SAJA.


"Emang ga ada alasan untuk kalah. Di atas kertas yakin bisa menang. Tapi jangan sampai takabur, harus tetap waspada," beber lelaki yang tinggal di bilangan Tambun Selatan tersebut.


Ia juga menegaskan supaya kordinasi antar tim bisa ditingkatkan lagi. Jangan sampai karena mengusung incumbent lantas enggan untuk terus berkordinasi. Menurutnya sosialisasi dengan berbagai ragam kreativitas sangat penting untuk mendongkrak lebih jauh lagi popularitas pasangan SAJA. Dan ini harus terus dilakukan untuk mendapatkan hasil yang maksimal.


"Kreatifitas cara sosialisasi harus terus ditingkatkan, jangan sampai puas dengan apa yang sudah dilakukan," bebernya.


Dengan banyaknya sosialisasi yang berbeda dengan pasangan lain tentu akan dapat menarik perhatian. Hal seperti inilah yang harus dipertahankan untuk memenangkan pasangan SAJA.


"Dulu waktu pemilukada tahun lalu tim tidak henti-hentinya melakukan sosialisasi dengan cara-cara yang kreatif. Dan inilah yang harus dipertahankan dan dimodifikasi," tukasnya. (dit)

DPC Minim Kader Dapat Bantuan Dari DPD

SMS, Tambun Selatan - DPD PKS menyiapkan tim untuk memberikan advokasi bagi DPC yang masih minim kader saat menghadapi pemilukada ini. Tim advokasi ini diperuntukkan memberikan bantuan kepada DPC untuk mensosialisasikan pasangan SAJA yang diusung PKS. Ini merupakan kewajiban DPD untuk membantu DPC yang minim kader guna meraup suara dari para pemilih.


Kordinator DPC se Kabupaten Bekasi Sumarsono menyatakan adanya bantuan dari DPD untuk menjaring suara dari masyarakat. Sumarsono juga menjelaskan bantuan DPD ini nantinya difokuskan pada DPC yang minim kader seperti DPC Pebayuran, Muara Gembong serta Kedung Waringin. DPC seperti ini harus diberikan bantuan supaya tidak patah semangat menghadapi tim dari kandidat lainnya.


”DPD ikut turun membantu memudahkan DPC yang susah berkembang untuk mensosialisasikan pasangan SAJA,” jelas Sumarsono.


Salah satu yang diberikan perhatian focus oleh tim DPD di antarara DPC Pebayuran. Diakuinya DPC Pebayuran ini sangat lemah karena adanya salah satu tokoh yang mengusung kandidat tersendiri. Namun jelas Sumarsono baik pengurus ataupun kader DPC yang ada di Pebayuran memiliki semangat yang cukup tinggi untuk memenangkan pasangan SAJA. Belum lagi mendapatkan amunisi tambahan khusus dari DPD.


”Di Pebayuran memang sangat berat, tapi ini malah dijadikan tantangan tersendiri bagi kader yang ada di sana,” tambahnya.


Sumarsono pun optimis DPC Pebayuran mampu mendulang suara. Bahkan mereka mentargetkan perolehan suara sekitar 40 persen bagi pasangan SAJA di wilayah Pebayuran ini. Target ini tidaklah muluk-muluk mengingat adanya bantuan tim dari DPD untuk membantu sosialisasi.


”Walau dikatakan minim tapi kami berani mentargetkaan perolehan suara di Pebayuran sekitar 40 persen. Ini sebagai bentuk semangat kader yang ada,” imbuh lelaki kelahiran Jawa Timur tersebut.


Sementara untuk target perolehan suara di Muara Gembong tidak terlalu tinggi. DPC hanya ditargetkan perolehan suara pasangan SAJA bisa mengimbangi perolehan kandidat lainnya. Walaupun tertinggal tidak begitu mencolok.


”Di Gembong juga menjadi perhatian, inikan sebagai bentuk tanggung jawab DPD untuk membantu DPC yang ada,” tukasnya. (dit)

PKS Sediakan Media Centre Bagi Wartawan

SMS, Tambun Selatan - DPD PKS siapkan media centre untuk kalangan pemburu berita selama pemilukada ini. media centre ini merupakan tempat khusus untuk para wartawan yang sedang menggali terkait pasangan SAJA. Selain itu media centre juga difungsikan sebagai corong kegiatan pasangan SAJA ataupun DPD PKS sendiri.


Humas DPD PKS Zainudhin menjelaskan ide munculnya media centre ini untuk memudahkan para wartawan mendapatkan informasi terkait pasangan yang diusung PKS. Menurutnya selama ini tidak ada semacam tempat berkumpul bagi wartawan untuk sama-sama berdiskusi terkait beberapa pasangan yang ada. Untuk itulah DPD PKS mendirikan media centre dengan harapan adanya komunikasi yang terus berlangsung dengan para wartawan yang ada.


“Nanti wartawan tinggal datang saja ke DPD PKS. Berbagai informasi terkait pasangan SAJA bisa diakses di media centre ini,” jelasnya Zainudhin.


Namun jangan berpikir kalau media centre ini berbentuk ruangan yang dipenuhi dengan perangkat yang bisa diakses menggunakan internet. Menurut Zainudhin media centre ala PKS ini menyediakan pengurus PKS yang memiliki kompeten untuk menjawab apa yang ditanyakan para wartawan. Mereka nantinya dengan setia stanby di media centre yang sudah disediakan oleh PKS.


“Bentuknya bukan kayak media online, tapi lebih canggih lagi nara sumbernya langsung,” paparnya sambil tertawa.


Media centre ini dibentuk juga ingin mengetahui secara continue isu yang digali para pemburu berita khususnya bagi pasangan SAJA. Zainudhin juga menegaskan adanya media centre ini untuk mengcounter jika ada isu miring yang digali oleh para jurnalis. Sebab tujuan utama dibuatnya media centre ini untuk pencitraan pasangan SAJA.


“Biar kami tahu berita apa saja yang bakal tayang di media ke esokan harinya. Selain itu ini juga memudahkan bagi teman-teman,” imbuh ketua komisi B DPRD Kabupaten Bekasi tersebut.


Keberadaan media centre ini juga sebagai jalinan komunikasi dan silaturahmi dengan para wartawan. Sebab nantinya mereka akan selalu datang ke media centre ini untuk mendapatkan informasi yang ada. Dan PKS sendiri telah menyediakan tempat khusus untuk dijadikan media centre. Tempat yang disediakan cukup menarik dan tidak formal layaknya kegaitan jumpa press.


“Tempatnya cukup santai dan tidak formal. Wartawan sendirikan ga suka kalau formal-formal,” imbuhnya sembari tersenyum. (dit)

PDK Garap Warga Ambon dan Padang

Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK)


SMS, Tambun Selatan - Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) yang ikut mengusung pasangan SAJA berkomitmen menggarap kaum buruh dan warga Padang serta Ambon. Spesifikasi penggarapan massa ini dikarenakan figure ketua umum PDK tingkat Kabupaten Bekasi berasal dari Ambon. Sementara istrinya berasal dari Padang. Sentiment kedaerahan inilah yang dicoba untuk dimanfaatkan oleh PDK demi mendukung pasangan SAJA.


Ketua PDK Abdul Majid menegaskan pihaknya berusaha mencoba menggarap kaum buruh. Selama ini massa yang dimiliki PDK sebagian besar berasal dari buruh. Ia pun berusaha untuk menarik simpati kaum buruh untuk mendukung pasangan SAJA. Ia sendiri yakin kalau buruh bisa diajak untuk sama-sama mendukung SAJA. Apalagi jelasnya pemerintah sendiri sudah berani menentukan kebijakan yang memihak ke pada buruh terkait penetapan UMK.


”Saya yakin mampu mengajak buruh memilih pasangan SAJA. Apalagi buruh sudah diberikan kado istimewa ketika penentuan UMK,” beber Abdul Majid.


Sebelumnya buruh apriori terhadap pemilukada. Namun jelas Abdul Majid setelah adanya kebijakan terkait penetapan UMK yang berpihak kepada kaum buruh membuat mereka memiliki harapan. Inilah yang dicoba dimanfaatkan oleh PDK dengan konsentrasi menggarap massa dari kalangan buruh untuk mendulang suara bagi pasangan SAJA.


”Saya punya pintu untuk masuk lebih dalam ke kalangan buruh, dengan kebijakan UMK ini bisa membuat buruh bersimpati,” tegas lelaki asal Ambon tersebut.


Selain menggarap kalangan buruh, Abdul Majid juga konsentrasi memanfaatkan primordialisme warga asal Ambon yang ada di Kabupaten Bekasi. Ia mengklaim warga Ambon jumlahnya mencapai ratusan di Bekasi ini. Tentunya keberadaan warga Ambon ini bisa dijadikan pundi-pundi suara oleh PDK untuk mendukung pasangan yang diusungnya.


”Saya asli Ambon kami mencoba untuk mengajak warga Ambon untuk sama-sama mendukung pak Sa’duddin,” bebernya.


Abdul Majid juga membeberkan tidak hanya suku Ambon saja yang digarap untuk pemenangan SAJA. Suku padang yang tersebar di Kabupaten Bekasi juga digarapnya. Ia memanfaatkan suku istrinya yang berasal dari Padang Sumatera Barat. Jika memang mampu menyakinkan warga asal Padang yang tinggal di Bekasi ini tentunya suara keuntungan tersendiri untuk pasangan SAJA.


”Istri saya dari Padang, komunitas Padang ini juga kami ajak untuk sama-sama mensukseskan pilkada dengan mendukung pasangan SAJA,” tuturnya.


Abdul Majid optimis mampu mengerahkan suara dari komunitas Ambon dan Padang yang ada di Kabupaten Bekasi. Menurutnya dua suku ini memiliki rasa persaudaraan yang kuat ketika berada di tanah rantau.


”Orang Padang ataupun Ambon sangat peduli dengan sesama. Makanya saya yakin bisa mengajak mereka,” tandasnya. (dit)

Pembuat Spanduk Bukan Warga Nahdliyin

Pembuat Spanduk Bukan Warga Nahdliyin


SMS, CIkarang Utara - Pengurus PC NU Kabupaten Bekasi menegaskan Komunitas Muslim Kultural (KMK) yang menyebarkan spanduk propokatif bukan dari kalangan NU. Walau membawa istilah Nahdliyin bukan berarti berasal dari warga NU. Apalagi NU sudah menegaskan netral menghadapi pemilukada. Kalau sampai mendukung salah satu kandidat bakal terkena sanksi karena melanggar AD/ART.


"Insyaallah itu bukan warga NU. Cuman orang yang hendak membuat kekisruhan aja," jelas ketua PC NU Kabupaten Bekasi, Ahmad Gufron.


Menurutnya pemasangan spanduk yang dilakukan KMK hanya ingin merusak suasana menjelang pemilukada. Ia pun sangat menyayangkan adanya spanduk yang membawa nama Nahdliyin. Walaupun jelas Gufron Nahdliyin bukanlah NU. Akan tetapi istilah tersebut melekat sebagai sebutan warga NU.


"Sangat disayangkan adanya kalimat Nahdliyin. Itu seolah-olah warga NU yang membuatnya," bebernya.


Gufron menegaskan walau tidak menyebut kalimat NU tetap saja tudingan mengarah ke NU. Menurutnya tindakan seperti ini selain merugikan pihak yang dituduh juga merugikan lembaga terkait. Tentunya tindakan seperti ini patut ditindak supaya tidak terulang lagi.


"Ini jelas merugikan. Saat saya lihat spanduknya pun ngurut dada saya," ungkapnya.


Walau netral namun PC NU memiliki kewajiban ikut mensukseskan pemilukada. Menurutnya ini menjadi kewajiban sebagai warga negara. Jika sampai mincul kasus seperti ini sangat disayangkan. Dan itu harus segara ditangani oleh pihak yang berkompeten. Jangan sampai di ajang pemilukada ini dijadikan ajang sebagai adu domba dan saling menjatuhkan.


"Kami mintalah supaya bermain sportif dan ga saling adu domba," tegasnya.(pret)