Akhir 2012, Jalan Kalimalang Bekasi-Karawang Rampung

[caption id="attachment_882" align="alignright" width="200" caption="Budiyanto"]Budiyanto[/caption]

SMS, Cikarang Pusat - WARGA yang biasa melewati Jalan Inspeksi Kalimalang arah Tegal Danas Kecamatan Cikarang Pusat yang menghubungkan Kabupaten Bekasi dan Karawang patut bergembira. Pasalnya, di tahun 2012 jalan tersebut rampung dibangun.


“Tahun ini di APBD murni kita sudah menganggarkan untuk jalan tersebut sebesar Rp2,6 miliar atau panjang jalan yang  bisa dibangun sepanjang 800 Meter,” ujar Budiyanto yang juga anggota Komisi C DPRD Kabupaten Bekasi dari Dapil I tersebut.


Meski begitu, menurutnya anggaran tersebut belum bisa merampungkan lantaran masih ada sekitar 1 KM yang belum dibangun dan rencananya akan diselesaukan melalui Anggaran Belanja Tambahan (ABT).


“Kekurangannya akan kita anggarakan di ABT, sehingga pada akhir tahun 2012 jalan tersebut bisa closing,” ujar pria lulusan IPB tersebut.


Selain itu, disampaikannya, jalan tersebut juga saat ini sedang dalam proses pengajuan perubahan status dari jalan kabupaten menjadi jalan provinsi.


“Jalan tersebut membentang dari Jakarta, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi hingga ke Karawang sudah selayaknya menjadi jalan provinsi sehingga beban anggaran diserahkan kepada provinsi,” tambahnya.


Selain itu, ia meminta maaf kepada warga yang biasa menggunakan jalan tersebut lantaran sampai saat ini belum bisa diselesaikan dengan jumlah anggaran yang besar atau signifikan. Hal tersebut lantaran anggaran harus dibagi-bagi untuk wilayah lain di Kabupaten Bekasi.


“Saya meminta pengertian kepada warga lantaran tidak semua usulan bisa dilaksanakan terutama untuk menyelesaikan Jalan Kalimalang, karena pembangunan itu harus ada pemerataan di Kabupaten Bekasi,” pungkasnya. [tata]

Peringatan HUT Nusantara, PT. Askes Berikan Beasiswa kepada 19 Pelajar

[caption id="attachment_433" align="aligncenter" width="448" caption="Dalam rangka memperingati HUT Nusantara, PT. Askes (Persero) bekerjasama dengan Korpri Kabupaten Bekasi, memberikan beasiswa kepada 19 orang pelajar berprestasi di Kabupaten Bekasi."]PT. Askes Berikan Beasiswa kepada 19 Pelajar[/caption]

SMS, Cikarang Pusat - Dalam rangka memperingati HUT Nusantara, PT. Askes (Persero) bekerjasama dengan Korpri Kabupaten Bekasi, memberikan beasiswa kepada 19 orang pelajar berprestasi di Kabupaten Bekasi. Acara tersebut digelar di halaman Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Senin (19/12).


Mereka yang mendapat beasiswa adalah anak-anak dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Bekasi golongan I dan II yang terdiri dari 16 pelajar SLTA dan tiga pelajar perguruan tinggi. Penyerahan secara simbolis dilakukan Kepala PT. Askes dr Ketler Siahaan kepada Bupati Bekasi Sa’duddin, kemudian diserahkan kepada penerima beasiswa.


Bupati Sa’duddin dalam kesempatan tersebut berpesan, agar bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dan digunakan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan prestasinya. Ia juga mengatakan sangat mendukung program beasiswa tersebut, karena sangat membantu program pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.


“Program beasiswa ini sangat baik sekali, selain meringankan biaya pendidikan bagi anak-anak PNS, juga untuk meningkatkan kualitas pendidikan mereka. Otomatis program ini membantu mempersiapkan generasi Indonesia mendatang yang berkualitas dengan SDM yang baik,” ujarnya.


Sementara, Kepala Askes dr Keetler Siahaan mengatakan, bantuan pendidikan tersebut merupakan program beasiswa Askes-Korpri peduli 2011. Tujuannya untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya putra dan putri dari anggota Korpri Golongan I dan II, yang merupakan peserta Askes.


“Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan biaya putra maupun putri dari anggota Korpri Golongan I dan II. Sehingga dapat mendorong untuk lebih berprestasi lagi di masa mendatang,” ujarnya.


Untuk tahun ini, menurut Ketler, program beasiswa Askes-Korpri peduli memberikan bantuan pendidikan untruk Kabupaten dan Kota Bekasi sebanyak 25 orang. Terdiri dari tujuh mahasiswa dengan rincian tiga orang dari Kabupaten dan empat dari Kota Bekasi. Sedangkan  untuk pelajar  SLTA sebanyak 18 orang, dengan rincian 16 untuk Kabupaten dan dua untuk Kota Bekasi.


“Jumlah beasiswa untuk mahasiswa sebesar Rp 6 Juta, sedangkan untuk Siswa SLTA sebesar Rp 3 Juta. Total yang diberikan untuk beasiswa kali ini mencapai Rp96 juta,” bebernya.


Untuk proses seleksi penerima beasiswa, menurut Ketler, diserahkan sepenuhnya kepada pengurus Korpri. Pihaknya hanya menerima dan menyeleksi pengajuan dari Korpri nama-nama pelajar berprestasi yang akan diberikan beasiswa.


“Untuk pemberian beasiswa ini, adalah anak dari PNS golongan I dan II yang berprestasi secara akademik, baik  dari daerah maupun dari kota. Hal itu dilakukan agar penerimaan merata di seluruh Indonesia,” ungkapnya.


Kedepannya, lanjut dia, untuk penerimaan beasiswa tersebut akan diupayakan lebih banyak lagi, karena terbukti mampu membantu anak PNS dari golongan I dan II untuk menuntut ilmu hingga perguruan tinggi.


“Beasiswa ini diberikan setiap tahun selama anak tersebut berprestasi. Jika tahun berikutnya prestasinya menurun maka tidak dapat beasiswa. Diharapkan, ini bisa jadi semangat mereka untuk terus berprestasi,” tukasnya.


Terpisah, Kasubag Kerjasama Korpri Kabupaten Bekasi, Deden Mousuf, mengatakan untuk tahun ini pihaknya mengajukan 54 orang anak dari PNS Golongan I dan II Kabupaten Bekasi.


“Dari 54 yang kami usulkan, tahun ini 19 orang yang dapat beasiswa dari Askes,” ujarnya.


Kedepannya, ia mengusulkan agar PNS Golongan III pun diikutsertakan dalam program tersebut. Karena menurutnya, untuk Golongan III juga saat ini banyak yang bekerja sebagai staf biasa.


“Kami mendorong untuk Golongan III juga diikutsertakan dalam program beasiswa ini. Karena saat ini yang paling banyak PNS adalah dari golongan III,” pungkasnya. [mar]

Rp 7 Milyar Bangun Gedung Korpri

Pembangunan Gedung Korpri

SMS, Cikarang Barat - Untuk menunjang dan memaksimalkan kinerja Korpri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mengusulkan pembangunan gedung Korpri senilai Rp 7 milyr pada Tahun Anggaran 2012. Gedung tersebut akan dibangun di areal Komplek SMKN 1 Cikarang Barat. Peletakan batu pertama secara simbolis dilakukan Bupati Bekasi Sa’duddin pada HUT Korpri ke-40, Selasa (29/11) lalu.


Ketua Korpri Kabupaten Bekasi, Dadang Mulyadi, mengatakan, selama ini gedung yang ada hanya ada di Kota Bekasi. Sehingga tidak bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh anggota Korpri Kabupaten Bekasi.


“Gedung yang lama kan ada di Kota Bekasi, karena kita sudah pisah dengan kota, pemanfaatannya tidak maksimal lagi. Sehingga kalau ada kegiatan, seperti rapat, dan kegiatan lainnya, agak kesulitan karena lokasinya yang cukup jauh,” ujarnya.


Menurut Dadang, saat ini jumlah anggota Korpri Kabupaten Bekasi mencapai 16 ribu orang, sehingga dengan memiliki gedung sendiri, dapat menunjang dan memaksimalkan kinerja Korpri.


“Dananya sudah kami ajukan, tinggal pelaksanaannya saja. Mudah-mudahan dengan dibangunnya gedung ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, untuk meningkatkan kinerja,” ungkapnya.


Ditambahkan Dadang, selain untuk menunjang kegiatan Korpri, gedung tersebut bisa dimanfaatkan masyarakat sekitar. Baik untuk hajatan, pesta pernikahan, khitanan maupun kegiatan lainnya.


“Untuk masyarakat sekitarpun boleh memanfaatkan gedung Korpri ini, baik untuk hajatan maupun untuk keperluan lainnya. Sehingga dengan disewakan, ada pemasukan yang bisa masuk ke kas Korpri,” bebernya.


Sementara, Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Kadistarkim) Kabupaten Bekasi, Porkas Pardamean Harahap, menjelaskan, untuk pembangunan gedung Korpri tersebut akan dikerjakan beberapa tahap, untuk anggaran 2012 hanya mendapat Rp2,9 miliar.


“Pembangunan gedung Korpri ini, dimulai tahun anggaran 2012. Untuk tahap pertama sebesar Rp2,9 miliar, sisanya dianggarkan tahun berikutnya. Mudah-mudahan pembangunannya sesuai dengan yang direncanakan, sehingga pada 2013 sudah rampung dan bisa digunakan,” jelasnya. [mar]