Giliran Enam Ormas Islam Sepakat Dukung SAJA

Ormas Islam

SMS, Tambun Selatan - LANJUTKAN SAJA, Allahu Akbar, adalah kalimat yang diucapakan  secara bersamaan oleh pengurus enam Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam, terdiri dari Nahdatul Ulama (NU), Persatuan Umat Islam (PUI), Persatuan Islam (Persis), Muhammadiyah, Mathla’ul Anwar dan Perguruan Silat Tapak Suci di Rumah Makan Gazebo, Desa Cibuntu, Kecamatan Cikarang Barat, Rabu (25/01).

Acara yang digagas pengurus Forum Silaturahmi Masyarakat Bekasi (Fosimasi) Kabupaten Bekasi tersebut, telah berhasil mengkonsolidasikan ormas-ormas yang memiliki basis massa cukup banyak dan tersebar di berbagai peloksok di Kabupaten Bekasi. Mereka bersepakat untuk mendukung pasangan Sa’duddin-Jamal (SAJA) dalam Pemilukada Kabupaten Bekasi, yang bakal digelar pada 11 Maret 2012 mendatang.

2012, Kabupaten Bekasi Targetkan 1 Juta Ton GKG

[caption id="attachment_895" align="aligncenter" width="448" caption="Warga di Kampung Rawa Lele Desa Wanajaya Kecamatan Cibitung, tengah memanen padi (mengarit) yang merupakan salah satu mata pencaharian masyarakat Kabupaten Bekasi."]Mengarit[/caption]

SMS, Cikarang Pusat - Bupati Bekasi, Sa’duddin, menargetkan produksi padi Kabupaten Bekasi tahun 2012 mencapai 1 juta ton per tahun. Taget tersebut dianggap realistis. Pasalnya, saat ini produksi padi Kabupaten Bekasi masih berkisar 600 ribu-700 ribu ton gabah kering giling (GKG) per tahun.


"Dengan produksi gabah sebanyak 1 juta ton per tahun, maka Kabupaten Bekasi bisa melakukan swasembada beras. Bahkan bisa mengirimnya ke daerah lain di Kabupaten Bekasi seperti Kota Bekasi dan DKI Jakarta yang selama ini dipasok dari Karawang dan Subang," kata Sa'duddin, Kepada SMS Bekasi baru baru ini.


Bupati mengatakan, untuk mendukung program tersebut, maka pihaknya terus melakukan pembinaan dan pemberian bantuan bibit serta pupuk kepada para petani. Selain itu, pencegahan terhadap serangan hama juga dilakukan sedini mungkin agar tidak merugikan para petani.


Selain itu, kata dia, saat ini Kabupaten Bekasi tengah berkonsentrasi menyiapkan sekitar 52 ribu hektar lahan abadi untuk pertanian. Hal tersebut dilakukan guna mendukung pencapaian target swasembada beras tahun 2012 sampai 25 tahun mendatang.


"Kabupaten Bekasi dari dulu merupakan salah satu lumbung padi terbesar di Indonesia. Untuk itu, program pembangunan harus diarahkan pada penguatan sektor pertanian dan agrobisnis," katanya.


Kata dia, dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) tahun 2011, disiapkan 52 ribu hektar lahan abadi untuk pertanian, dan tidak bisa diubah untuk peruntukkan pembangunan yang lain, kecuali untuk kepentingan nasional.


Lahan abadi pertanian, kata Sa'duddin, meliputi tujuh kecamatan yakni, Kedungwaringin, Pabayuran, sebagian Cabangbungin, Sukakarya, Karangbahagia, Sukatani, Tambelang dan Sukawangi.


"Jika mau mengubah peruntukkan lahan tersebut, maka harus merevisi Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2008 tentang Tata Ruang Wilayah Jabotabekpunjur," katanya.


Hal senada diungkapkan oleh Kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan (DPPK) Kabuapten Bekasi, Bambang Sulaksana. Menurutnya, hal tersebut dilakukan  untuk mencapai target dari pada Peningkatan Produksi Padi Nasional (P3N) sebesar 5% .


“Hal tersebut akan kita lakukan demi suksesnya target P3N sebesar 5%, dan support untuk petani akan kita genjot dengan berbagai fasilitas bantuan benih unggul dan sarana pertanian lainnya hingga petani dapat meningkatkan produksi panen gabahnya,” jelasnya. [her]

Akhir 2012, Jalan Kalimalang Bekasi-Karawang Rampung

[caption id="attachment_882" align="alignright" width="200" caption="Budiyanto"]Budiyanto[/caption]

SMS, Cikarang Pusat - WARGA yang biasa melewati Jalan Inspeksi Kalimalang arah Tegal Danas Kecamatan Cikarang Pusat yang menghubungkan Kabupaten Bekasi dan Karawang patut bergembira. Pasalnya, di tahun 2012 jalan tersebut rampung dibangun.


“Tahun ini di APBD murni kita sudah menganggarkan untuk jalan tersebut sebesar Rp2,6 miliar atau panjang jalan yang  bisa dibangun sepanjang 800 Meter,” ujar Budiyanto yang juga anggota Komisi C DPRD Kabupaten Bekasi dari Dapil I tersebut.


Meski begitu, menurutnya anggaran tersebut belum bisa merampungkan lantaran masih ada sekitar 1 KM yang belum dibangun dan rencananya akan diselesaukan melalui Anggaran Belanja Tambahan (ABT).


“Kekurangannya akan kita anggarakan di ABT, sehingga pada akhir tahun 2012 jalan tersebut bisa closing,” ujar pria lulusan IPB tersebut.


Selain itu, disampaikannya, jalan tersebut juga saat ini sedang dalam proses pengajuan perubahan status dari jalan kabupaten menjadi jalan provinsi.


“Jalan tersebut membentang dari Jakarta, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi hingga ke Karawang sudah selayaknya menjadi jalan provinsi sehingga beban anggaran diserahkan kepada provinsi,” tambahnya.


Selain itu, ia meminta maaf kepada warga yang biasa menggunakan jalan tersebut lantaran sampai saat ini belum bisa diselesaikan dengan jumlah anggaran yang besar atau signifikan. Hal tersebut lantaran anggaran harus dibagi-bagi untuk wilayah lain di Kabupaten Bekasi.


“Saya meminta pengertian kepada warga lantaran tidak semua usulan bisa dilaksanakan terutama untuk menyelesaikan Jalan Kalimalang, karena pembangunan itu harus ada pemerataan di Kabupaten Bekasi,” pungkasnya. [tata]

Akibat Demo Buruh, Usaha Angkutan Merugi

[caption id="attachment_868" align="aligncenter" width="448" caption="Ratusan kendaraan tak bergerak dan sejumlah angkutan barang mengaku merugi atas demo besar-besaran yang menutup akses tol Jakarta-Cikampek, Jum’at (27/1) lalu."]Macet Akibat Demo Buruh[/caption]

SMS, Cikarang Utara - AKIBAT demo buruh yang menutup seluruh akses jalan pada Jum’at (27/01), sejumlah angkutan di Kabupaten Bekasi mengalami kerugian. Hal tersebut dikeluhkan para pengusaha angkutan umum karena rute trayek yang dijalankan oleh armadanya tidak berjalan dengan maksimal.


"Kita dirugikan dengan aksi demo buruh ini, tidak hanya pengusaha angkutan umum tetapi angkutan karyawan pun mengadukan hal serupa akibat kemacetan yang timbul dari demo ini," ujar Yaya Ropandi, Sekretaris Organda Kabupaten Bekasi kepada SMS Bekasi.


Disampaikannya, selain pengusaha angkutan umum, keluhan yang ia terima juga datang dari pengusaha angkutan umum. Mereka mengadu lantaran angkutannya tidak bisa bekerja bahkan lebih memilih pulang ke kandangnya masing-masing lantaran jalan yang dilalui tak juga kunjung lancar.


“Kalaupun dipaksakan untuk tetap beroperasi, tentunya pengusaha akan mengalami banyak kerugian seperti dari segi waktu dan bahan bakar bagi armada yang ada,” tambahnya.


Menurut Yaya, jika pun buruh ingin melakukan aksi ini sebaiknya buruh juga melihat sisi kepentingan masyarakat lain. Baginya mengeluarkan pendapat memang hak buruh, tetapi juga harus sadar betul kepentingan masyarakat juga harus diutamakan.


"Mengeluarkan pendapat betul memang hak buruh, tetapi buruh juga harus melihat kepntingan masyarakat banyak jangan sampai aktivitasnya terhambat karena aksi itu," bebernya.


Ditambahkannya, dalam unjukrasa tersebut, pengusaha angkutan dari 15 jalur rute yang mengadu ke Organda karena tidak bisa mengoperasikan angkutannya, pengusaha angkutan yang mengadu antara lain, angkutan K36 A, 01 A, 32 A. [her]

Menakertrans: Pengusaha yang Mampu Silakan Bayar UMK Baru

[caption id="attachment_864" align="aligncenter" width="448" caption="Muhaimin Iskandar"]Muhaimin Iskandar[/caption]

SMS, Jakarta - Kesepakatan  mengenai pelaksanaan UMK (Upah Minimum Kabupaten/Kota) di Kabupaten Bekasi, akhirnya bisa tercapai setelah Menakertrans Muhaimin Iskandar melakukan pembicaraan langsung dengan Ketua Apindo, Sofjan Wanandi.


"Pengusaha yang sudah menyatakan mampu melaksanakan ketentuan itu silakan membayar upah UMK baru, yang tidak silakan mengajukan keberatan kepada pemprov Jabar," kata Menakertrans di Jakarta, Jumat (27/1).


Menakertrans mengatakan, pemogokan buruh di Kabupaten Bekasi, yang dilakukan pada Jumat (27/1), merupakan reaksi atas keputusan PTUN Bandung yang membatalkan ketentuan baru upah minimum di Jawa Barat.


"Sementara bagi pengusaha yang belum mampu segera lakukan mekanisme bipartit untuk mengambil jalan tengah, agar juga jangan ada yang dirugikan," tambah pria yang juga politisi PKB ini.


Berdasarkan kesepakatan tersebut, Menakertrans berharap buruh bisa segera mengakhiri pemogokan dan kembali bekerja sebagaimana biasa.


"Pemerintah akan terus memantau dan menjamin proses perundingan bipartit dapat berjalan dengan lancar dan produktif," demikian Muhaimin Iskandar. [tata/R]

90 SMP Ikuti Lomba Kreasi Seni dan Budaya Islam

Bupati Bekasi, Sa’duddinSMS, Tambun Selatan - Sebanyak 90 perwakilan dari SMP Negeri maupun swasta ikuti lomba Kreasi Seni dan Budaya Islam ke VII, yang digelar oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (MGMP-PAI) Kabupaten Bekasi yang berlokasi di SMPN 1 Tambun Selatan, Rabu (25/01).


Hal tersebut dilakukan untuk menjaring pemenang lomba pertama yang akan diikutsertakan dalam perlombaan serupa di tingkat Provinsi Jawa Barat dan pemenangnya akan diikutsertakan kembali ke tingkat nasional.


Bupati Bekasi, Sa’duddin, yang membuka acara tersebut mengatakan bahwa kreasi seni dan budaya Islam patut dipertahankan demi melestarikan budaya bangsa. Sehingga generasi muda dalam perkembangannya tidak tergerus oleh kemajuan zaman.


“Kegiatan ini selain untuk menggali potensi diri juga akan menumbuh kembangkan rasa kecintaan akan budaya seni Islam di Kabupaten Bekasi. Sehingga dalam pergaulannya kaum muda kita senantiasa berpegangan pada kaidah keislaman,” terangnya.


Sementara, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bekasi, Jaja Jaelani, mengatakan dengan aspresiasi seni Islam mudah-mudahan dapat mewujudkan generasi muda madani yang berprestasi dan menjunjung tinggi akhlak qur’ani. 


“Acara ini sebagai bentuk aspresiasi kreasi islami dengan tujuan untuk mecintai budaya seni Islam. Sehingga generasi penerus kita tidak ketergantungan akan seni dan budaya barat,” ucapnya.


Masih menurut dia, bentuk lomba yang diikuti siswa SMP itu meliputi lomba MTQ Putra dan Putri, Lomba Pidato Putra dan Putri, Lomba Kaligrafi, Lomba MHQ, Lomba Cerdas Cermat Agama Islam, Lomba Marawis dan Lomba Qosidah.


“Pemenang lomba khususnya juara pertama, akan diikutsertakan untuk mewakili Kabupaten Bekasi ke tingkat Propinsi Jawa Barat. Selanjutnya perwakilan Kabupaten Bekasi yang menjadi juara pertama bisa mengikuti lomba ke tingkat nasional,” imbuhnya.


Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Rusdi M Biomed, mengatakan kegiatan tersebut salah satu wujud untuk pengembangan kemandirian siswa untuk menggali potensi diri sehingga siswa bisa mengenal lebih dalam tentang seni budaya Islam.


“Saya berharap, siswa dapat menggali potensi dirinya terhadap budaya seni Islam dan menjadikan mereka bukan hanya pintar di mata pelajaran umum  saja, namun juga bisa pintar di bidang ilmu agama Islam sebagai modal kekuatan akidahnya,” katanya. [her]

Kantor UPTD Cibitung Diresmikan

Bupati Bekasi, Sa’duddin


SMS, Cibitung - Untuk Ketiga kalinya, Bupati Bekasi, Sa’duddin, resmikan bangunan kantor baru hasil dari upaya pembangunan untuk peningkatan mutu pelayanan pendidikan di Kabupaten Bekasi. Kali ini bupati meresmikan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) PAUD/SD yang berada di Kecamatan Cibitung, Kamis (26/1). Sebelumnya ia juga meresmikan UPTD PAUD/SD di Kecamatan Cikarang Utara dan Kecamatan Karangbahagia.


Dalam kesempatan itu, Sa’duddin mengatakan dengan selesainya bangunan baru tersebut, hendaknya dijadikan suatu momentum untuk meningkatkan pelayanan dan kualitas pendidikan secara maksimal.


“Dengan semua itu, kita harus mengkedepankan profesionalisme kerja dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di PAUD/SD sehingga menjadi lebih baik lagi,” terangnya.


Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Rusdi M Biomed, menjelaskan, pembangunan kantor tersebut adalah salah satu dari upaya peningkatan pelayanan dengan program sarana dan prasarana yang dikembangkan Dinas Penidikan sebagai sentral pelayanan Pendidikan di tingkat Kecamatan.


“Penuntasan untuk pembangunan Kantor UPTD PAUD/SD di tahun 2011 baru selesai di tiga Kecamatan. Dan untuk program penuntasan bangunan kantor UPTD yang sama akan dituntaskan pembangunannya di tahun 2012 ini dengan mengunakan anggaran APBD,” bebernya.


Masih menurut Rusdi, bukan hanya pembangunan Kantor UPTD saja, namun pihaknya sudah mengajukan usulan prioritas ke pihak Pemerintah Kabupaten Bekasi maupun ke Propinsi Jawa Barat serta ke Kementrian Pendidikan Nasional, untuk segera membangun sarana bangunan sekolah di beberapa titik sekolah yang secara sekala prioritas sudah mengalami kerusakan.


“Kebutuhan meubelair juga untuk di sekolah-sekolah yang kekurangan sarana tersebut. Di tahun 2012 akan segera kita penuhi, dengan mengunakan anggaran yang cukup besar untuk itu,” terangnya.


Sementara, Kepala UPTD PAUD/SD Kecamatan Cibitung, Uum Sumarni,  mengatakan pihaknya sangat berterima kasih kepada Bupati Bekasi, Sa’duddin, yang selalu memperhatikan masalah pendidikan. Sehingga menurutnya, hal tersebut berdampak pada pendidikan di Kabupaten Bekasi secara berkelanjutan bisa meningkat dengan baik.


“Di lingkungan unit dinas kami, alhamdulillah prioritas untuk pembangunan renovasi sekolah sudah mencapai 80 persen. Pada tahun 2012 ini akan ada pembangunan yang berkelanjutan untuk renovasi sekolah yang belum mendapatkan sehingga diharapkan tahun ini 100 persen tuntas dengan baik,” pungkasnya. [her]

M3B Gelar Silaturahmi Kepala Desa

M3B Gelar Silaturahmi Kepala Desa

SMS, Kedungwaringin - MAJELIS Musyawarah Masyarakat Bekasi (M3B) dalam rangkaian konsolidasi untuk menangkan pasangan Sa’duddin-Jamal (SAJA), mengundang para kepala Desa se-Kabupaten Bekasi untuk menyamakan Visi dan Misi kedepan dan arah politik keterpihakan Kepala Desa terhadap incumbent Sa’duddin.


Dalam acara tersebut, Sa’duddin dengan tegas tidak akan menginterpensi ataupun memaksa harus memilih dirinya. Namun, kata dia, minimal Kepala Desa harus dapat mencerna apa yang sudah dilakukan Sa’duddin terhadap pembangunan di desanya, agar menjadi suatu landasan pemahaman tentang kemajuan Kabupaten Bekasi secara keseluruhan.


Dikatakannya, ia tidak akan memaksa atau menginterpensi Kepala Desa harus memilih dirinya. Hal tersebut, kata dia, sebagai bentuk cara berpolitik yang santun. Ia mengakui, selama kurun waktu lima tahun menjabat Bupati Bekasi, masih banyak kekurangan disana sini.


“Saya masih ingat betul tatkala para Kepala Desa punya keinginan dan usulan untuk mendapatkan fasilitas kendaraan operasional desa. Maka kita penuhi aspirasinya dan hingga kini mobil tersebut bukan hanya berguna bagi Kepala Desa saja. Namun sangat berguna juga untuk masyarakat seperti untuk membawa orang sakit ataupun keperluan lainnya,” bebernya.


Masih kata dia, para BPD juga tak lupa diperhatikan dengan memberikan fasilitas kendaraan roda dua untuk operasional mereka. Sehingga bisa mensinergikan dengan desa dalam peranan kinerjanya.


“Baru-baru ini untuk mengoptimalkan kinerja desa kita berikan bantuan lagi berupa sepeda motor. Sehingga apa yang telah diupayakannya menjadi suatu landasan kedepannya. Dan nantinya Kepala Desa sebagai garda terdepan di masyarakat akan menjadi suatu motor penggerak pembangunan desa yang sesungguhnya,” paparnya.


Sementara itu, Ketua Koordinator M3B Kecamatan Kedungwaringin, Budi, kepada SMS Bekasi mengatakan bahwa selama ini Kepala Desa sebenarnya menunggu ajakan dari Sa’duddin untuk memilihnya dengan jelas dan gamblang.


Dijelaskan Budi, secara struktural dia tidak akan memaksa para Kepala Desa untuk memilih Sa’duddin. Namun, menurutnya, Kepala Desa pada umumnya mengakui peranan Sa’duddin selama menjadi Bupati Bekasi telah menunjukkan hal yang begitu positif dan sudah banyak dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Bekasi.


“Para Kepala Desa sudah akui bahwa hanya Bupati Sa’duddin yang pertama kali di Indonesia yang memberikan fasilitas kendaran mobil untuk Kepala Desa se-kabupaten Bekasi. Dan juga telah memberikan motor untuk BPD se-Kabupaten Bekasi dan saya yakin kalau Sa’duddin terpilih lagi tidak tertutup kemungkinan giliran para RT dan RW dapat fasilitas motor untuk kendaraan operasional mereka dalam melayani masyarakatnya,” tegasnya dengan penuh semangat.


M3B, sambung Budi, dalam melaksanakan programnya akan melibatkan para Kepala Desa dan akan membentuk layanan terhadap masyarakat untuk meningkatkan perekonomian rakyat.


“Dengan program-program kemitraan yang kita bangun, nantinya masyarakat akan diberdayakan dengan bentuk latihan kewirausahaan. Seperti perdagangan, pertanian, peternakan dan kerajinan yang dapat menggali potensi ekonomi pedesaan. [her]

Kepala Desa Karang Mukti Dukung SAJA

[caption id="attachment_486" align="aligncenter" width="448" caption="Kepala Desa Karang Mukti, Hendra"]Kepala Desa Karang Mukti, Hendra[/caption]

SMS, Tambun Selatan - Kepala Desa Karang Mukti, Kecamatan Karang Bahagia, Hendra mengaku  mendukung penuh untuk pasangan SAJA. Hal tersebut diungkapkannya secara langsung dihadapan  Sa’duddin yang didampingi Ketua TIPS (Time Indenpenden Pembela Sa’duddin) Solihin Ciomas dilokasi rumah makan Gazebo, Kamis (26/01).


Hendra mengatakan kepada SMS Bekasi dukungan tersebut dikarenakan semua masyarakat Desa Karang Mukti sangat puas dengan hasil Pembangunan infrasruktur dan program PNPM mandiri serta program yang lainya yang dilakukan oleh Pemda Kabupaten Bekasi di bawah kepemimpinan Bupati Sa’duddin.


“Masyarakat di Desa Karang Mukti merasa diperhatikan,dengan sebuah bukti yang ditandai oleh kegiatan perekonomian di Desa kami sejak Kabupaten Bekasi di pimpin oleh Bupati Sa’duddin semakin baik dan berjalan dengan lancar,” terang Kepdes muda yang selama kepemimpinanya di Desanya punya prestasi PBB terbaik se-Kabupaten Bekasi.


Disampaikannya dukungan tersebut sebagai timbal balik ucapan terimakasih dalam setiap bentuk pembangunan yang telah dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Bekasi di era Bupati Sa’duddin terhadap warga masyarakatnya dengan bukti  pada kelancaran perekonomian warga di Desa tersebut.


“Harapan Kami kedepanya kalau pasangan SAJA terpilih kembali  akan lebih memaksimalkan pemabangunan di wilayah pedesaan terutama di Desa kami yang notabenenya warga masyarakatnya hamper 80 persen para pengusaha dan buruh pertanian ,”ucapnya.


Ia juga berharap pula ke depanya ada program pembangunan yang lebih berbasis pada bidang pertanian sehingga potensi pertanian di Desanya dapat digali dengan maksimal  masyarakat dan dapat menikmati hasil usahanya.


“Maju terus pantang mundur Bupatiku Sa’duddin selamat berjuang dengan Pak Jamalulail hingga terpilih oleh rakyat dan Saya yakin Rakyat akan memilih pemimpin yang sudah terbukti dan teruji bukan memilih yang baru janji dan rencana yang belum jelas bisa terbukti,”pungkasnya. [her]

Tokoh dan Ulama Sukatani Gelar Doa Bersama untuk Kemenangan SAJA

[caption id="attachment_790" align="aligncenter" width="448" caption="Dipimpin langsung oleh KH Syaroni bersama sekitar seratus orang tokoh ulama dan Masyarakat Desa Sukahurip, Kecamatan Sukatan, mendoakan pasangan SAJA (Sa’duddin-Jamalullail) untuk terpilih kembali menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bekasi di periode 2012 -2017."]Doa Bersama[/caption]

SMS, Sukatani - DOA bersama dengan mengumandangkan ayat ayat suci Al-Quran yang di pimpin langsung oleh KH Syaroni bersama sekitar seratus orang tokoh ulama dan Masyarakat Desa Sukahurip, Kecamatan Sukatani,  di Masjid Baitul Rohim Kampung Pulo Kukun, Desa Sukahurip, Kamis malam Jumat (26/01).


Acara tersebut  digelar dalam rangka mendoakan agar perjuangan pasangan SAJA (Sa’duddin-Jamalullail) berhasil dan terpilih kembali secara demokrasi menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bekasi di periode 2012 -2017.


Tokoh ulama KH Syaroni yang juga salah satu menantu dari KH Mamun mengatakan, doa bersama tersebut sebagai bentuk spiritual dorongan semangat untuk niat baik Bupati Sa’duddin bersama pasangannya Jamalullail untuk berjuang melanjutkan kembali membangun Kabupaten Bekasi di periode keduakalinya.


“Saya berharap melaui doa bersama ini Allah senantiasa memberikan keberkahan, keselamatan, kesehatan, dan keberhasilan atas niat baik pasangan SAJA untuk berjuang membangun Kabupaten Bekasi yang kedua kalinya ,” terangnya.


Ia menilai bahwa pasangan SAJA sangat layak untuk maju menjadi Bupati dan Wakil Bupati di periode yang akan datang, terutama sosok Bupati Sa’duddin yang selama memimpin Kabupaten Bekasi telah terbukti dan telah teruji kemampuanya sehingga Kabupaten Bekasi Sekarang lebih baik dan lebih maju dari era sebelumnya.


“Bupati Sa’duddin adalah sosok pemimpin yang selalu mengkedepankan kaidah islami dan selalu menjaga amanah rakyatnya, terbukti sekarang di akhir massa jabatanya masih banyak rakyat yang menginginkan Bupati Sa’duddin menjadi Bupati lagi,” terangnya.


Ketua aktifis dari relawan kemenangan time SAJA Kecamatan Sukatani, H.Bahrudin mengatakan kegiatan Doa bersama dengan yasinan tersebut  akan secara rutin di gelar pada malam jumat dan malam Senin dengan berkeliling kampung di wilayah kecamatan Sukatani.


“Inti dari kegiatan ini untuk mendoakan pasangan SAJA kepada  Allah SWT agar selalu di berikan kemudahan kelancaran dan kemenangan serta keberkahan sehingga pasangan SAJA bisa mendapatkan amanah dan kepercayaan dari masyarakat untuk kembali memimpin Pemerintahan kabupaten Bekasi dalam pemilukada pada bulan Maret 2012 nanti,” terangnya. [her]

Paguyuban Hariring Jaga Satru Sauyunan Gelar Festifal Seni Sunda

[caption id="attachment_781" align="aligncenter" width="448" caption="Festival yang berlangsung di Pasar Modern tersebut di ikuti oleh 22 group kesenian, terdiri dari Jaipong, Topeng, Tunil, Degung, Tanjidor dan Wayang Golek. Acara dibuka langsung Bupati Bekasi Sa'duddin, Sabtu (28/1)."]Paguyuban Hariring[/caption]

SMS, Cikarang Pusat - Meriah, itulah suasana Festifal Seni Sunda yang digelar Paguyuban Hariring Jaga Satru Sauyunan. Dengan berpakaian sunda lengkap, diiringi tataluan dan gending instrumen, para peserta mulai unjuk kebolehan. Ada yang menampilkan ketuk tilu, Tari Jaipong dan Tari Topeng.


Suasana terlihat semakin meriah saat Group Odong-Odong menampilkan atraksinya, yaitu memecahkan genting diatas kepala dan membacok buah diatas perut peserta.


Festifal yang berlangsung di Pasar Modern tersebut di ikuti oleh 22 group kesenian, terdiri dari Jaipong, Topeng, Tunil, Degung, Tanjidor dan Wayang Golek. Acara dibuka langsung Bupati Bekasi Sa'duddin, Sabtu (28/1).


Dalam kesempatan itu secara simbolis, Bupati juga memberikan penghargaan kepada 15 pelaku seni yang telah berjasa mengembangkan serta mempertahankan kesenian daerah tetap eksis hingga saat ini.


Diakatakan Sa'duddin, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, kesenian sunda merupakan salah satu budaya yang ada di Kabupaten Bekasi yang harus terus dilestarikan.


"Kegiatan festifal kesenian ini sangat baik sekali, karena bukan tidak mungkin kesenian yang sudah lama tenggelam akan bangkit kembali," ujarnya.


Kedepannya, Pemkab Bekasi akan mensuport kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda tahunan kesenian di Kabupaten Bekasi. "Kami akan berupaya untuk terus melestarikan budaya-budaya yang ada, untuk itu dengan adanya kegiatan ini, kedepannya akan kami jadikan agenda tahunan," ungkapnya.


Sementara Ketua Paguyuban Hariring Jaga Satru Sauyunan Manta lenong mengatakan, kegiatan festifal seni sunda ini sebagai salah satu upaya untuk melestarikan kesenian daerah agar tetap eksis. "Untuk festifal ini dibagi beberapa kriteria, untuk Jaipongan, Topeng, Ketuk Tilu dinilai dari pencugannya. Sedangkan untuk Odong-Odong dinilai atraksinya," bebernya.


Ia berharap dengan digelarnya kegiatan itu, dapat membangkitkan serta melestarikan budaya yang ada di Kabupaten Bekasi. Kedepannya, kegiatan seperti itu akan digelar satu tahun sekali dengan kegiatan yang lebih besar, lebih meriah juga dengan jumlah peserta lebih banyak.


"Tahun ini, karena baru pertama digelar pesertanya baru 22 group saja, untuk yang akan datang saya yakin akan berambah banyak, karena sudah pada tahu semua," tukasnya.


Ditempat sama Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Bekasi, sekaligus Pembina Paguyuban Hariring Jaga Satru Sauyunan Budiyanto mengatakan Kabupaten Bekasi sangat kaya dengan khazanah budaya, untuk daerah Utara terdiri dari Budaya Betawi dan Banten. Sedangkan untuk daerah Selatan identik dengan Budaya Sundanya.


"Karena saya ada di daerah Selatan yang kaya dengan Budaya Sunda, maka saya coba untuk membangkitkan dan memperkuat lagi dengan kegiatan seperti ini," ujar pria yang akrab disapa Kang Budi ini.


Ditambahkan Budi, kedepannya ia akan terus mendorong kegiatan ini menjadi suatu kegiatan yang dapat menjadi nilai seni dan nilai ekonomi. Untuk itu ia juga mendorong kegiatan tersebut agar didukung semua pihak, baik Pemerintah, swasta, para pelaku seni itu sendiri maupun elemen masyarakat lainnya.


"Kami berharap, dengan kerjasama dari semua pihak, bukan tidak mungkin dengan banyaknya perusahaan baik nasional maupun internasional kebudayaan Sunda ini akan lebih dikenal ketingkat yang lebih luas lagi," pungkasnya.[Mar]

Demo Buruh Bekasi, Tol Cikampek Macet 12 Km

Ribuan buruh di Kabupaten Bekasi, Jumat (27/1) menggelar demonstrasi besar-besaran. Aksi kali ini tidak memusatkan pada titik-titik tertentu, namun menyebar di seluruh kawasan industri di Bekasi hingga Cikarang.

Aksi buruh yang menuntut segera diberlakukan UMK Bekasi tersebut, menutup jalan raya dan jalan tol. Akibatnya, kemacetan di Tol Cikampek mencapai 12 kilometer lebih.

Gandeng Delta Mas Kembangkan Pariwisata Situ Binong

[caption id="attachment_775" align="alignright" width="224" caption="Effendi"]Effendi[/caption]

SMS, Cikarang Pusat - Kepala Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olah Raga (Disparbudpora) Kabupaten Bekasi Effendi mengatakan, pengembangan Situ Binong menjadi tempat tujuan wisata merupakan titik star penataan tempat-tempat wisata yang ada di Kabupaten Bekasi.


"Setelah mendapat bantuan Perahu Bebek, Situ Binong akan ditata dan dikelola menjadi kawasan tempat tujuan wisata yang baik dan menarik untuk dikunjungi," bebernya.


Untuk itu, ia akan memadukan Tempat Wisata Situ Binong dengan budaya lokal, yaitu akar Budaya Sunda yang menjadi ciri khas daerah tersebut. "Budaya, merupakan ciri khas dan jati diri sebuah daerah," ungkapnya.


Untuk itu, dengan digelarnya Festifal Seni Sunda di Pasar Modern Delta Mas, menjadi modal yang baik untuk pengembangan seni, budaya dan pariwisata didaerah tersebut. "Kami  akan coba anggarkan tahun depan, agar kegiatan ini menjadi agenda tahunan," terangnya.


Sedangkan untuk penataan tempat-tempat pariwisata, seni budaya dan bangunan-bangunan sejarah lainnya, pihaknya akan mengadakan lokakakarya. Selain itu, ia juga akan menggandeng semua pihak yang terkait dengan pengembangan pariwisata, seni dan budaya ini.


"Kami akan mengundang Tokoh Masyarakat, Budayawan, Tokoh Pemuda dan Stake Holder yang terkait untuk menyatukan persepsi. Karena untuk mengembangkan pariwisata tidak bisa dilakukan sendiri, perlu dukungan dari semua pihak. Baik infrastrukturnya, seni budayanya, pengembangan wilayahnya sampai sarana prasarananya," imbuhnya.


Untuk mengembangkan Situ Binong menjadi salah satu tempat tujuan wisata di Kabupaten Bekasi, Camat Cikarang Pusat Iyan Priyatna rencananya akan menggandeng pihak swasta, yaitu Delta Mas.  Hal itu disampaikannya saat menghadiri festifal seni sunda di Pasar Modern Deltamas Cikarang Pusat, Sabtu (28/1).


"Selain dukungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, untuk pengembangan Situ Binong ini, kami juga akan menggandeng Delta Mas," ujarnya.


Menurut Iyan, nantinya group kesenian yang berada di bawah naungan Paguyuban Hariring Jaga Satru Sauyunan akan diberdayakan untuk mengisi acara seni dan hiburan di Situ Binong.  "Kami akan berdayakan mereka, dengan cara sistem flat atau perpanggung, nanti itu akan diatur kemudian," bebernya.


Ia berharap dengan menggandeng pihak swasta, akan mempercepat proses pengembangan Situ Binong menjadi tempat tujuan wisata yang ramai. "Dengan lokasinya yang dipusat kota, saya yakin Situ Binong ini menjadi tempat wisata yang ramai," tukasnya. [Mar]

Bupati Resmikan Kantor UPTD PAUD/SD Cikarang Utara

[caption id="attachment_747" align="aligncenter" width="448" caption="Bupati Bekasi, Sa’duddin, saat menandatangani peresmian kantor baru UPTD PAUD/SD Kecamatan Cikarang Utara"]Bupati Resmikan Kantor UPTD PAUD/SD Cikarang Utara[/caption]

SMS, Cikarang Utara - Dalam rangka meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Bekasi, yang secara nyata terus menerus digulirkan dengan berkelanjutan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi patut diacungi jempol.


Salah satunya adalah pembangunan kantor baru UPTD PAUD/SD Kecamatan Cikarang Utara. Bangunan dengan dua lantai senilai Rp2 Milyar tersebut, sangat megah dan respresentatif serta sangat mendukung pengembangan pendidikan di kecamatan yang kini berubah menjadi metropolitan ini.


“Dengan adanya bangunan kantor baru tersebut, salah satu wujud dari keseriusan Pemda Kabupaten Bekasi melalui Dinas Pendidikan, dalam rangka meningkatkan sarana dan prasarana yang memadai untuk kepentingan kemajuan di Bidang Pendidikan,”ujar Bupati Sa’duddin, usai meresmikan kantor tersebut, Jumat (20/01).


Ia mengaku, terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Bekasi salah satunya adalah dengan melakukan inovasi-inovasi pendidikan. Yakni dengan pembangunan sarana dan prasarana yang memadai serta pelayanan sekolah gratis untuk SMA dan SMK.


“Kami terus mendorong Dinas Pendidikan dengan berbagai macam program untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas dan kuwantitas pendidikan yang ada di Kabupaten Bekasi. Sehingga Pendidikan di Kabupaten Bekasi kedepanya menjadi lebih maju dari sekarang,” bebernya.


Hal senada diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Rusdi M. Biomed. Pihaknya akan terus mengupayakan pembangunan sarana dan prasarana untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan.


Berbagai upaya telah dan akan dilakukan secara terus menerus dengan mengoptimalkan penggunaan APBD Kabupaten Bekasi, APBN Provinsi Jawa Barat serta APBN dari Pusat. Dengan meningkatkan sarana dan parasarana penunjang sekolah yang tidak layak pakai, hingga betul-betul layak pakai sehingga kegiatan belajar dan mengajar dapat berjalan dengan semestinya.


“Selama ini kita telah lakukan berbagai macam terobosan, bukan hanya bentuk pembangunan fisik saja yang menjadi pusat perhatian. Namun juga kebutuhan dari sarana meubelairnya akan kita penuhi semuanya,” katanya. [her]

Ormas OI Dapat Sosialisasi Pemilukada

[caption id="attachment_722" align="aligncenter" width="448" caption="Sosialisasi Pemilih Pemula Jelang Pemilukada"]Sosialisasi Pemilih Pemula Jelang Pemilukada[/caption]

SMS, Cikarang Utara - Sekelompok Ormas sebanyak kurang lebih 50 orang yang menamakan dirinya OI (Orang Indonesia), yang berlatar belakang penggemar musik aliran Iwan Fals, menggelar acara sosialisasi pemilukada untuk pemula di areal Kantor Kecamatan Cikarang Utara, Ahad (22/01).


Namun kegiatan tersebut sempat menjadi perdebatan antara panitia dan pihak pegawai kecamatan, lantaran ijinnya hanya meminjam ruangan aula untuk sosialisasi namun ternyata pihak OI mengadakan acara gelar musik di lapangan yang diwarnai sedikit keributan.


Ketua panitia pelaksana kegiatan, Saipun, mengatakan kepada SMS Bekasi, kegiatan tersebut bertujuan untuk mensosialisasikan pemilukada Kabupaten Bekasi, kepada pemilih pemula di kalangan ormas OI. Mereka dituntut untuk lebih peduli terhadap pesta demokrasi pemilukada Kabupaten Bekasi yang akan digelar pada Maret 2012 nanti.


"Kami menggelar acara ini untuk sosialisasi terhadap para anggota OI yang kebetulan banyak sebagai pemilih pemula. Kami ingin memberikan kesadaran tentang pentingnya satu suara untuk menentukan pilihannya terhadap salah satu calon pasangan bupati dan wakil bupati yang mereka yakini bisa membawa Kabupaten Bekasi kearah yang lebih baik," bebernya.


Ia mengatakan, OI pada dasarnya lahir dari organisasi masyarakat yang menggemari musik beraliran Iwan Fals. Mereka mengaku bersikap netral tanpa memihak sipapun dan peranan OI  minimal dalam pemilukada nanti bisa memberikan arti yang positif untuk kemajuan Kabupaten Bekasi.


Terpisah, Anggota KPUD Kabupaten Bekasi, Zaki Hilmi, mengatakan kegiatan sosialisasi untuk pemula memang sangat penting, sehingga mereka lebih respek dan peduli akan keikutsertaanya untuk memilih calon bupati dan wakilnya.


"Sosialisasi tersebut bisa memberikan kesadaran untuk bersikap dewasa dalam berdemokrasi dan menggunakan cara-cara yang santun. Sehingga dalam pelaksanaanya bisa berlangsung dengan kondusif, dialogis, argumentative, egaliter serta berorientansi demi kemajuan bersama," pungkasnya. [her]

Babelan Pasok 40 Persen Sayur Mayur DKI Jakarta

[caption id="attachment_719" align="alignright" width="224" caption="Sekbag Bintek Pertanian, Azwir Djindan"]Sekbag Bintek Pertanian, Azwir Djindan[/caption]

SMS, Babelan - PETANI sayuran yang berada di Kecamatan Babelan selama ini sudah memberikan kontribusi besar dengan memasok sekitar 40% kebutuhan sayur mayur di  DKI Jakarta sebagai pusat Ibu Kota Negara.


"Petani kita setiap hari mengirimkan sayur mayur hasil petikan panennya sekitar 40% memasok kebutuhan Jakarta," terang Azwir Djindan, Pengurus Seksi Bimbingan Teknik Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA ) Kabupaten Bekasi.


Azwir menjelaskan, petani Babelan bukan hanya para petani padi saja, namun juga bertani palawija dan sayuran. Saat ini, petani Babelan sudah mendirikan Mitra Kelompok Tani yang dinamakan Mitra Tani Agropolitan, sebagai wadah untuk berbagi informasi dan juga penyuluhan tentang teknik pertanian perkotaan.


"Di dalam kelompok tani kita, akan ada semacam pola sistem bertani ala perkotaan dengan memanfaatkan lahan yang ada. Namun, bisa menghasilkan sesuatu yang memadai dengan memilih dan memilah bibit tanaman yang gampang ditanam, gampang dijual tapi dengan harga jual yang relatif stabil," beber pria kelahiran Aceh ini.


Dijelaskannya, para petani yang tergabung dalam kelompok taninya juga diajarkan cara bercocok tanam yang ramah lingkungan dengan mengenalkan cara pemupukan organik serta diajarkan cara membuat pupuk organik tersebut.


"Pada November lalu, kami juga dapat pelatihan tentang Mikroba di Balai Pelatihan Tani Bogor yang difasilitasi oleh Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi," jelasnya.


Di Tahun 2012 ini, sambung Azwir, melalui program Sekolah Lapang Pertanian Teknik Terpadu (SL-PTT) dari Program Dinas Pertanian Jawa Barat, akan melibatkan sekitar 400 lebih kelompok tani di Kabupaten Bekasi dalam mengikuti kegiatan tersebut.


"Dengan terus menerus para petani diberikan pelatihan tentang berbagai macam teknik berbudidaya aneka jenis tanaman, teknis penangulangan hama dan penyakit tanaman. Sehingga kedepannya Kabupaten Bekasi menjadi kabupaten percontohan pertanian nasional," imbuhnya. [her]

Cucu Sa’dudin Berikan Bansos kepada Warga Mekarjaya

[caption id="attachment_712" align="aligncenter" width="448" caption="Cucu Sugiarti Sa’duddin"]Cucu Sugiarti Sa’duddin[/caption]

SMS, Kedungwaringin - Istri kandidat calon bupati pasangan Sa’duddin-Jamal (SAJA), yang juga istri Bupati Bekasi incumbent, Cucu Sugiarti Sa’duddin, memberikan bantuan sosial (bansos) kepada sejumlah warga di Kampung Kapek, Desa Mekarjaya, Kecamatan Kedung Waringin, Ahad (22/01).


“Bansos ini saya lakukan bersama rombongan, sebagai  bentuk dari perhatian kita terhadap masyarakat di sini. Ini dilakukan rutin jauh hari sebelum bapak mencalonkan diri. Namun karena jelang pemilukada, sekalian untuk sosialisasi terhadap masyarakat supaya lebih mengenal SAJA,” terang Cucu.


Ia mengatkan, bansos tersebut merupakan hasil sumbangan sukarela dari kader dan anggota PKS Kabupaten Bekasi yang disalurkan kepada warga. Ia berharap, bantuan tersebut tidak terputus walaupun nantinya Sa’duddin ditakdirkan tidak jadi bupati lagi.


“Dengan ini, saya semakin dekat dengan masyarakat dan lebih mengetahui langsung keluh kesah dan keinginan mereka yang sesungguhnya,” ucap wanita yang akrab disapa Umi tersebut.


Dengan terjun langsung ke tengah masyarakat, sambung Cucu, ia mengaku akan lebih banyak tahu apa yang diinginkan masyarakat. Menurutnya, setelah ia berkunjung dan mendengarkan aspirasi masyarakat, akan disampaikan kepada suaminya untuk segera diakomodir.


“Keinginan masyarakat tersebut akan diakomodir bila Sa’duddin tampil kembali dipilih oleh rakyatnya untuk memimpin Kabupaten Bekasi yang kedua kalinya,” imbuhnya.


Masih menurut Cucu, secara pribadi ia mengakui masih banyak kekurangan dikala suaminya menjabat sebagai bupati. Namun, katanya, sehebat apapun seorang bupati dan jabatannya cuma lima tahun, tidak akan cukup bisa menyelesaikan semua aspirasi masyarakat.


Sementara itu, Ketua DPC PKS Kecamatan Kedungwaringin, Ayuk Muhidin, mengatakan kegiatan tersebut lebih menekankan kepada kegiatan sosial yang selalu selama ini sering dilakukan oleh Ibu Cucu. Sehingga masyarakat bisa mengenal lebih dekat lagi.


“Melalui kegiatan ini masyarakat pasti bertanya siapa dia. Makanya kita yang akan menjelaskan bahwa beliau adalah istri dari Bupati Sa’duddin, yang telah berbuat banyak untuk kepentingan masyarakat,” terangnya.


Dijelaskan, pihaknya berusaha untuk berjuang sekuat tenaga demi kemenangan Pasangan SAJA. Agar pasangan cabup dan cawabup tersebut menjadi pilihan terbaik untuk masyarakat Kabupaten Bekasi.


“Seandainya SAJA terpilih kembali, maka salah satu programnya dengan pembangunan yang berkelanjutan. Sehingga masyarakat semua akan merasakan langsung apa yang telah dilakukan Bupati Sa’duddin,” tandasnya. [her]

Desa Sukasari Wakili Kabupaten Bekasi ke Tingkat Provinsi

[caption id="attachment_708" align="aligncenter" width="448" caption="Kesatuan Gerak PKK KB-Kes Desa Sukasari Kecamatan Serang Baru"]Kesatuan Gerak PKK KB-Kes Desa Sukasari Kecamatan Serang Baru[/caption]

SMS, Serang Baru - Setelah dilakukan penilaian dan evaluasi monitoring di 23 Kecamatan, akhirnya Kesatuan Gerak PKK KB-Kes Desa Sukasari Kecamatan Serang Baru, mewakili Kabupaten Bekasi maju ke Tingkat Provinsi.


Demikian disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bekasi, Cucu Sugiarti Sa'duddin, saat menghadiri rechecking Kesatuan Gerak PKK KB-Kes Desa Sukasari oleh Tim Penilai Provinsi Jawa Barat, yang diketuai oleh Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat, Netty Prasetyani Heryawan, Kamis (19/1).


"Setelah melakukan rapat koordinasi dengan Provinsi, kami membuat juknis tentang target pencapaian Kesatuan Gerak PKK KB-Kes ini. Dan setelah dilakukan penilaian dan evaluasi di 23 Kecamatan, akhirnya Desa Sukasari ini yang mewakili Kabupaten Bekasi untuk maju ke tingkat Provinsi," ujar istri Bupati Bekasi ini.


Menurutnya, kegiatan tersebut setiap tahun dilakukan. Untuk menentukan desa yang akan mewakili Kabupaten Bekasi ke Tingkat Provinsi, dilihat dari capaian target yang diprogramkan. Baik di bidang kesehatan, kegiatan PKK, Posyandu, Puskesmas dan Pelayanan KB.


"Untuk maju ke tingkat Provinsi ada prosedur yang harus dijalani. Kami lihat dari capaian target yang telah ditentukan, dari mulai kegiatan PKK, Posyandu, Puskesmas, Pelayanan KB maupun kesehatan lingkungannya," bebernya.


Ia berharap, agar pencapaian Kesatuan Gerak PKK KB-Kes Desa Sukasari yang sudah baik ini, akan terus dipertahankan. Menurutnya, program tersebut harus terus dilanjutkan dengan pembinaan dan pelatihan yang berkelanjutan. Jangan sampai hanya di tiga bulan ini, pada saat perlombaan saja.


"Harapan kami, Desa Sukasari ini keluar sebagai juara. Tapi yang lebih penting lagi adalah menjaga program yang sudah baik ini untuk terus dipertahankan," tukasnya.


Sementara, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Serang Baru, Arie Hudaya, menjelaskan pihaknya akan terus mendorong program KB tersebut agar terus dipertahankan.


"Kami  akan terus melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan capaian target dari program KB ini. Terutama pada tiga bulan terakhir pada saat lomba ini," ujarnya.


Selain itu, masih kata Arie, pihaknya juga akan terus mendorong akselerasi percepatan capaian dari program tersebut.


"Saat ini kami baru memiliki satu Posyandu Mandiri. Awal Februari tahun ini, kami menargetkan ada penambahan lagi dua Posyandu Mandiri," ungkapnya.


Ditambahkan Arie, untuk saat ini Kesatuan Gerak PKK KB-Kes Desa Sukasari masuk kedalam nominasi 20 kabupaten dan kota se-Provinsi Jawa Barat.


"Ya kami berharap Kesatuan Gerak PKK KB-Kes Desa Sukasari ini menjadi juara dalam lomba kali ini. Sehingga bisa memotivasi kader-kader Posyandu maupun PKK untuk meningkatkan capaian Program KB ini menjadi lebih baik lagi," demikian Arie. [mar]

DPP Pasiban Gelar Silaturahmi dan Konsolidasi

[caption id="attachment_701" align="aligncenter" width="448" caption="Ketua Umum Pasiban DPP Pasiban DR. H. Sa’duddin, MM didampingi Ketua Harian H. Damin Sada serta Rektor STIE Pelita Bangsa Dr. H. A. Fikri Jahrie, MM saat acara Silaturahmi dan Konsolidasi Paguyuban Bekasi Banten."]DPP Pasiban Gelar Silaturahmi dan Konsolidasi[/caption]

SMS, Cikarang Pusat - Dalam rangka silaturahmi dan konsolidasi terhadap pengurus Payuban Bekasi-Banten tingkat kabupaten, kecamatan dan tingkat desa, DPP Paguyuban Bekasi-Banten (Pasiban) gelar silaturahmi dan konsolidasi, bertempat di Aula Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pelita Bangsa, Jl. Inspeksi Kalimalang Jababeka, Cikarang Pusat, Sabtu (21/01).


Hadir dalam acara tersebut, Ketua Umum DPP Pasiban DR. H. Saduddin, MM, Ketua Harian H. Damin Sada, Rektor STIE Pelita Bangsa DR. H. A. Fikri Jahrie, MM, Ketua PWK serta pengurus tingkat desa Se-Kabupaten Bekasi.


Sementara itu, Ketua Harian DPP Pasiban, Damin Sada, mengharapkan kepada seluruh kader Pasiban jangan pernah melenceng dari apa yang telah kita sepakati untuk bersama mengusung kader terbaik Pasiban, DR. H. Sa’duddin, MM, untuk melanjutkan pembangunan di Kabupaten Bekasi.


“Diharapkan kader Pasiban untuk selalu bersilaturahmi, dan jangan pernah menjadi kader yang abu-abu. Ssudah menjadi keharusan sebagai kader Pasiban untuk memenangkan DR. H. Sa’duddin, MM menjadi Bupati Bekasi untuk kedua kalinya,” ujarnya penuh semangat.


Dikatakannya, sesuai dengan amanat raker dan musyawarah luar biasa keluarga besar Pasiban, sepakat untuk mengusung kader terbaiknya yaitu DR. H. Sa’duddin, MM untuk memimpin kembali Kabupaten Bekasi.


“Seluruh kader Pasiban baik tingkat kecamatan serta tingkat desa, harus merapatkan barisan guna mensosialisasikan kepada masyarakat tentang keberhasilan Bupati Sa’duddin dalam memimpin kabupaten Bekasi,” tukasnya.


Di tempat yang sama, Ketua Umum Pasiban DR. H. Sa’duddin, MM mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader pasiban yang selalu semangat dalam bekerja demi kemenangan kader terbaiknya.


“Perbanyaklah berbuat kebaikan, jangan pernah kita menjelekkan orang lain. Yang terpenting perbanyaklah berbuat kebaikan, insya Allah dengan Izin Allah, Sa’duddin akan memimpin kembali Kabupaten Bekasi,” ujar suami Cucu Sugiarti Sa’duddin ini.


Ditambahkannya, dalam pilkada kali ini kita harus terus berjuang dan perbanyak berbuat kebajikan. Jangan pernah kita menjelekkan calon yang lain, semangat dan motivasi harus ada pada seluruh kader Pasiban, hari ini harus lebih baik dari hari kemarin.


“Yang terpenting kita berdo’a dan bekerja penuh semangat, insya Allah apa yang kita harapkan dapat terwujud dan menjadi kenyataan,” pungkasnya. [ks-01]

Adang Ridwana: Guru Jangan Termakan Bujuk Rayu Cabup dan Cawabup

Adang Ridwana Sekjen IGI Guru


SMS, Tambun Selatan - Sekretaris Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten dan Kota Bekasi, Adang Ridwana, meminta kepada guru baik yang PNS maupun yang honorer untuk tidak termakan bujuk rayu kandidat calon Bupati dan Wakil Bupati.


Hal tersebut disampaikannya menyusul ada iming-iming yang disampaikan kepada guru honorer bila memilih salah satu calon pasangan akan diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Menurutnya mekanisme PNS sudah diatur oleh pemerintah.


“Kita janganlah mengambil jalan pintas apalagi terbujuk rayu oleh janji-janji manis cabup dan cawabup yang menjanjikan pengangkatan PNS. Tata cara pengaturan dan mekanisme pengangkatan PNS sudah diatur. Kita tidak perlu menggunakan jalan yang salah,” ujarnya.


Ia mengharapkan, guru tetap profesional dan mengedepankan nilai-nilai moral sebagaimana yang senantiasa diajarkan kepada siswanya di sekolah. Kalau toh menyalurkan haknya  dalam berdemokrasi secara wajar saja tanpa ada embel-embel apapun.


“Saya meminta kepada guru-guru tetap menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan bekerja tanpa pamrih. Toh pengangkatan PNS sudah ada mekanisme dan aturannya. Saya juga khawatir kepada rekan seprofesi kecewa jikalau janji kandidat tersebut setelah berhasil tidak dibuktikan,” tambahnya.


Selain itu ia berharap, kedepan siapapun bupatinya yang memimpin Kabupaten Bekasi terus memperhatiakan kualitas pendidikan dan kesejahteraan guru. Menurutnya, adalah hal mustahil jka Kabupaten Bekasi ingin maju sementara sumber daya manusia (SDM)-nya tidak tertata dengan baik.


“Di era Sa’duddin ini sudah baik, mungkin kedepan harus ditingkatkan. Misalnya tidak ada sekolah yang roboh, anak didik belajar deprok atau guru honor yang terlilit hutang lantaran honor yang minim,” pungkasnya. [tata]