Kholik: PKB Ga Pasip

SMS, Cikarang Utara - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bergerak dengan caranya tersendiri untuk memenangkan pasangan Sa’duddin Jamal (SAJA). PKB dengan massanya tersendiri meminta supaya ada kelonggaran terkait mekanisme pendulangan suara. Sebab yang menjadi inti dari koalisi bagaimana pasangan yang diusung bisa memenangi pilkada.


Sekretaris DPC PKB Abdul Kholik menjelaskan saat ini PKB sudah bekerja ekstra keras untuk mensukseskan pasangan yang diusung. Kholik pun menampik jika selama ini PKB dianggap tidak menjalankan tugasnya selama berkoalisi. Bagaimanapun jelasnya setelah berikrar untuk bergabung dengan PKS sudah menjadi kewajiban ikut berpartisipasi memenangkan pemilukada.


”Kami berterimakasih karena mendapatkan perhatian, soal kerja atau tidaknya PKB bekerja sepenuh hati,” papar Kholik.


Menurut Kholik PKB dengan basis massa yang berbeda dengan PKS tentunya memiliki cara tersendiri. Dan ini menjadi pekerjaan PKB mensosialisasikan serta memuluskan jalan pasangan SAJA di basis-basis yang selama ini tidak tersentuh oleh PKS ataupun PKB.


”PKB punya massa tersendiri. Di situ lah kami berusaha untuk memberikan pundi-pundi suara untuk pasangan ini,” imbuhnya.


Anggapan kalau partai koalisi tidak bekerja salah satunya PKB itu menjadi pemicu bagi kami untuk lebih semangat lagi. Kholik pun menjelaskan sudah menyiapkan langkah tersendiri terkait pemilukada ini. Namun soal bentuk atau strategi yang diterapkan Kholik enggan untuk menjelaskannya. Menurutnya strategi ini menjadi senjata tersendiri. Untuk membuktikan itu semua akan terlihat di hari penghitungan suara.


”Kita tunggu saja buktinya pas penghitungan suara. saya prediksi pasangan SAJA ini menang. Kalau ga ada kerja keras dari tim itu tidak akan mungkin,” bebernya.


Karenanya PKB menolak jika dinyatakan tidak melakukan apa-apa terkaip suksesi pasangan SAJA di pemilukada ini. Hanya saja metode yang diterapkan PKB berbeda dengan partai lain. Kholik pun berani menjamin kalau strategi PKB ini lebih wah dibandingkan yang lainnya.


”Coba saja lihat ke posko ataupun kantor kami pasti lebih wah. Ini bukti kalau PKB itu serius,” ucapnya. (pret)

Warga Jejalen Siap Dukung SAJA

Warga Jejalen Siap Dukung SAJA


SMS, Tambun Utara - Warga Desa Jejalen Jaya Tambun Utara berikan apresiasi dan terimakasih kepada kepala daerah, Sa'duddin yang sudah memperbaiki infrastruktur jalan utama. Warga yang sempat melakukan aksi demonstrasi perbaikan jalan di tahun 2010 ini pun meminta maaf karena sudah mendemonya. Kini mereka siap mendukung pasangan Sa'duddin Jamal (SAJA) untuk kembali memimpin Kabupaten Bekasi yang kedua kalinya.


Tokoh masyarakat Desa Jejalen Jaya Fuji Rahardjo menegaskan semenjak kepemimpinan Sa'duddin jalan utama sepanjang lima kilometer baru kali ini diperbaiki. Ia pun mengaku sempat kecewa karena tidak kunjung diperbaikinya. Untuk meluapkan kekecawaan itu warga pun mendatangi langsung kantor pusat pemerintahan Kabupaten Bekasi melakukan unjuk rasa.


"Kami akui dulu kesel jalan hancur ga diperbaiki. Makanya kami unjuk rasa," beber Fuji.


Kini setelah jalan diperbaiki warga Jejalen pun memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah. Merekapun bertekad untuk kembali mendukung pasangan SAJA. Walau perbaikan jalan terkesan lambat namun warga tetap sepakat mendukung pasangan SAJA.


"Kami harus sportif setelah diperbaiki ya kami ucapkan terimakasih," jelas lelaki berkumis tersebut.


Fuji pun menjelaskan jumlah pemilih yang ada di Jejalen sekitar 12 ribu terdiri dari 23 TPS. Ini tentunya jumlah suara yang patut untuk diperhatikan. Sebab permintaan warga tidaklah aneh-aneh. Mereka hanya perlu diperhatikan dan infrastruktur diperbaiki.


"Warga ga neko-neko permintaannya, cukup jalan diperbaiki sarana kesehatan ada, itu aja," tegasnya.


Kini merekapun mengajukan permintaan kembali ketika Sa'duddin kembali terpilih sebagai bupati lagi.
Warga Mengharapkan ada Puskesmas di Jejalen Jaya tersebut. Sebab dilihat dari jumlah penduduk sudah memenuhi. Selama ini warga kalau berobat harus harus ke Gabus.


"Kalau berobat ke Sumber Jaya bayar karena beda wilayah padahal lebit deket. Kalau mau gratis harus ke Tambun Utara jaraknya cukup jauh. Sekitar 4 km," bebernya.


Terkait adanya pengakuan anggota DPRD Jamil yang mangakui kalau pembangunan jalan tersebut hasil perjuangannya ditampik oleh Fuji. Menurutnya perbaikan jalan ini merupakan hasil perjuangan warga yang terus melakukan demonstrasi.


"Enak aja ngaku-ngaku ngomong di media hasil perjuangannya. padahal waktu kami demo dia lagi tidur,"ketusnya.


Hal serupa juga diungkapkan ketua LP3D Jonly Nahampun yang sebgai kordinator aksi waktu itu. Jonly menuding sikap Jamil tersebut hanya ingin meraih simpati warga tanpa adanya kerja nyata. Semestinya sebagai anggota DPRD yang membidani infrastruktur peka terhadap persoalan yang ada.


"Enak saja itu dewan dompleng aja, kemana saja selama jadi dewan," tegas Jonly.(dit)