Ormas OI Dapat Sosialisasi Pemilukada

[caption id="attachment_722" align="aligncenter" width="448" caption="Sosialisasi Pemilih Pemula Jelang Pemilukada"]Sosialisasi Pemilih Pemula Jelang Pemilukada[/caption]

SMS, Cikarang Utara - Sekelompok Ormas sebanyak kurang lebih 50 orang yang menamakan dirinya OI (Orang Indonesia), yang berlatar belakang penggemar musik aliran Iwan Fals, menggelar acara sosialisasi pemilukada untuk pemula di areal Kantor Kecamatan Cikarang Utara, Ahad (22/01).


Namun kegiatan tersebut sempat menjadi perdebatan antara panitia dan pihak pegawai kecamatan, lantaran ijinnya hanya meminjam ruangan aula untuk sosialisasi namun ternyata pihak OI mengadakan acara gelar musik di lapangan yang diwarnai sedikit keributan.


Ketua panitia pelaksana kegiatan, Saipun, mengatakan kepada SMS Bekasi, kegiatan tersebut bertujuan untuk mensosialisasikan pemilukada Kabupaten Bekasi, kepada pemilih pemula di kalangan ormas OI. Mereka dituntut untuk lebih peduli terhadap pesta demokrasi pemilukada Kabupaten Bekasi yang akan digelar pada Maret 2012 nanti.


"Kami menggelar acara ini untuk sosialisasi terhadap para anggota OI yang kebetulan banyak sebagai pemilih pemula. Kami ingin memberikan kesadaran tentang pentingnya satu suara untuk menentukan pilihannya terhadap salah satu calon pasangan bupati dan wakil bupati yang mereka yakini bisa membawa Kabupaten Bekasi kearah yang lebih baik," bebernya.


Ia mengatakan, OI pada dasarnya lahir dari organisasi masyarakat yang menggemari musik beraliran Iwan Fals. Mereka mengaku bersikap netral tanpa memihak sipapun dan peranan OI  minimal dalam pemilukada nanti bisa memberikan arti yang positif untuk kemajuan Kabupaten Bekasi.


Terpisah, Anggota KPUD Kabupaten Bekasi, Zaki Hilmi, mengatakan kegiatan sosialisasi untuk pemula memang sangat penting, sehingga mereka lebih respek dan peduli akan keikutsertaanya untuk memilih calon bupati dan wakilnya.


"Sosialisasi tersebut bisa memberikan kesadaran untuk bersikap dewasa dalam berdemokrasi dan menggunakan cara-cara yang santun. Sehingga dalam pelaksanaanya bisa berlangsung dengan kondusif, dialogis, argumentative, egaliter serta berorientansi demi kemajuan bersama," pungkasnya. [her]

Sa’duddin Votters Sosialisasikan Pasangan SAJA Lewat Buku

[caption id="attachment_680" align="aligncenter" width="448" caption="Sa'duddin Voters Luncurkan Buku Sa'duddin"]Sa'duddin Voters Luncurkan Buku Sa'duddin[/caption]

SMS, Tambun Selatan - Banyak cara yang dilakukan pendukung untuk memenangkan pasangannya dalam pemilukada mendatang. Salah satunya adalah yang dilakukan Tim Sa’duddin Votter. Mereka meluncurkan buku saku berjudul “Alasan Memilih SAJA”.


Menurut Ketua Sa’duddin Votter, Muhammad Faisal Lambadjo, peluncuran buku saku tersebut bertujuan menggiring aspirasi masyarakat untuk memilih pasangan SAJA.


“Buku ini terlihat praktis dan mudah dibaca karena ditujukan untuk kelas menengah keatas. Kita ingin mengajak mereka berpartisipasi untuk memilih dalam Pemilukada Kabupaten Bekasi,” ujarnya dalam peluncuran Buku Saku Alasan Memilih SAJA di Posko Sa’duddin Votter, Grandwisata, Tambun Selatan, Rabu (18/1).


Ia mengatakan, dalam buku saku tersebut pihaknya sengaja membuat point-point alasan mengapa memilih SAJA. Diantaranya Sa’duddin selaku incumbent yang berjiwa lembut dan tenang dalam menghadapi masalah dan telah melakukan pemeretaan pembangunan di Kabupaten Bekasi.


“Sosok Sa’duddin dinilai mampu memberikan pendidikan politik di seluruh elemen masyarakat dan merupakan pemimpin yang memiliki responsibility,” imbuh pria yang juga mantan Sekretaris Nahdatul Ulama (NU) Kabupaten Bekasi.


Menurut Faisal, pihaknya telah mencetak 10.000 eksemplar yang nantinya akan dibagikan kepada seluruh masyarakat.


“Buku tersebut dicetak secara perdana oleh kami sebanyak 1000 exsemplar dengan tebal 25 halaman, meliputi isi materinya mengenai segudang prestasi incumbent Sa’duddin dalam kurun waktu memimpin Kabupaten Bekasi di akhir lima tahun jabatannya,” terangnya.


Dikatakannya, buku tersebut diluncurkan dalam rangka membantu tim sukses SAJA untuk memberikan sosialisasi terhadap masyarakat mengenai informasi tentang pasangan SAJA. Terutama mengenai keberhasilan dari pada kinerja sosok seorang Sa’duddin dalam memimpin Kabupaten Bekasi selam lima tahun terakhir ini.


“Sasaran utama dari buku ini untuk kami sosialisasikan dalam rangka mencari simpatik untuk pasangan SAJA. Di dearah perumahan menengah keatas hingga dengan membaca buku tersebut mereka bisa tergugah hatinya untuk memilih SAJA,” ucapnya.


Di tempat terpisah, Ketua Panwaslukada Kabupaten Bekasi, Mulyadi Asyamsudin, mengatakan, buku tersebut sah-sah saja dibuat dan diterbitkan. Namun, terlihat terang benderang untuk mengajak masyarakat memilih salah satu calon. Ia meninta kepada timses ataupun pendukung agar bisa menahan diri dulu sampai pada tahapan jadwal kampanye sudah ditetapkan.


“Saya himbau kepada siapapun termasuk Tim SAJA, untuk kampanye dengan saran apapun agar bisa menahan diri dulu pada saat jadwal kampanye sudah ditetapkan. Sehingga pemilukada nanti bisa berjalan dengan sesuai mekanisme yang ditetapkan KPU,” terangnya.


Menanggapi hal tersebut, Faisal menyatakan pihaknya mengetahui aturan main yang berlaku dan ia tidak akan semena-mena menyebarkan buku tersebut kecuali untuk kalangan sendiri. Hal berbeda jika kampanye sudah dimulai ia sudah menyiapkan ribuan eksemplar untuk disebar.


“Kita faham aturan main kok, kita juga dalam me-lounching ini tidak melibatkan pihak lain atau masyarakat luas kecuali anggota kita sendiri dan wartawan sebagai pencari berita. Begitu pula tempatnyapun di kantor kita sendiri,” pungkasnya. [her/tata]

Buku Tentang Sa'duddin Kembali Diluncurkan

SMS, Tambun Selatan - Satu lagi buku tentang Sa'duddin diterbitkan untuk meraih simpati masyarakat. Jika sebelumnya  ada buku memimpin dengan hati kini terbit buku saku dengan judul alasan memilih Sa'duddin Jamal (SAJA). Buku setebal 25 halaman ini menjelaskan prestasi Sa'duddin saat memimpin Bekasi.

Penyusun buku alasan Memilih SAJA Muhammad Faisal menjelaskan kalau buku ini diperuntukkan masyarakat menengah ke atas. Selama ini partisipasi warga perumahan elit terhadap pemilukada sangat rendah. Sementara jika harus mengumpulkan mereka sangat sulit. Karena tingkat kesibukan yang cuku tinggi.

"Ini sengaja kami susun untuk memperkenalkan warga supaya ikut memilih saat pemilukada nanti," bebernya.

Ia menjelaskan adanya buku ini juga bisa dijadikan media perkenalan pasangan SAJA. Hal ini penting dilakukan mengingat warga Bekasi cukup banyak yang tinggal di perumahan elit. Selain itu selama ini mereka juga belum tersentuh oleh kalangan manapun.

"Warga perumahan elit jika didekati menggunakan pendekatan klasik dengan mengumpulkan mereka sangat susah. Metode ini saya pikir cukup tepat," tambah lelaki berbadan subur tersebut.

Untuk tahap awal buku saku ini dicetak 1000 eksemplar. Buku tersebut dibagi-bagikan secara cuma-cuma untuk warga. Dibagikannya buku secara cuma-cuma ini  diharapkan  bisa dijadikan alat komunikasi.

"Ini ga dijual, cukup dibagi-bagikan secara gratis saja sama warga," tambahnya.

Proses penyusunan buku ini hanya menghabiskan waktu selama dua minggu. Ini buku tersebut merupakan hasil obrolan ringan Sa'duddin selama ia memimpin. Keberhasilan Sa'duddin meredam kaum buruh melakukan aksi demonstrasi memblokir jalan juga tidak luput dari buku ini.

"Ini hasil omongan dan kumpulan prestasi saja. Dan itu patut dijadikan alasan-alasan untuk memilih SAJA," paparnya.

Buku kecil ini menurut Faisal merupakan kerangka awal. Ia menegaskan akan melakukan penyempurnaan. Nantinya buku saku ini akan menjadi buku dengan ukuran standar dan ketebalan 200 lembar.

"Ini baru permulaan, setelah adanya penyempurnaan nantinya akan kami terbitkan dengan ukuran yang berbeda," ungkapnya. (Dit)

Sa'duddin Direstuai Attaqwa

SMS, Babelan - Sad'duddin yang mencalonkan kembali di pemilukada kali ini mengaku mendapatkan restu dari pimpinan pondok pesantren Attaqwa. Sebagai abituren ia pun optimis mendapatkan dukungan dari masyarakat attaqwa dan warga Babelan. Apalagi ia merupakan satu-satunya kandidat yang pernah mengeyam pendidikan di Attaqwa.


"Tidak hanya restu doa juga sudah saya kantongi dari pak kiai," jelasnya optimis.


Ia optimis sebagai satu-satunya calon yang pernah nyantri di Attaqwa bisa mendapatkan dukungan penuh. Namun ia tidak mau berbesar kepala kalau dukungan dari Attaqwa sepenuhnya untuk dirinya. Sebab setiap orang memiliki pilihan tersendiri.


"Kalau dilihat dari sejarah yang pernah sekolah di sini ya cuma saya. Tapi sekali lagi dukungan sepenuhnya ada di mereka," ucapnya.


Ia pun berharap jalinan tali silaturrahmi sesama alumni dan abituren attaqwa bisa memberikan skala prioritas. Angannya jangan sampai alumni attaqwa dan yang masih aktif memberikan dukungan ke lain hati. Sebab salah satu calon yang maju merupakan anggota abituren Attaqwa.


"Inikan basis alumni attaqwa, tentunya anggotanya dong yang diutamakan," imbuhnya.


Sa'duddin pun yakin warga Babelan mau mendukungnya. Selain faktor kedekatan Attaqwa ia juga berasal dari daerah sekitar Attaqwa. Hubungan historis jelas Sa'duddin masih cukup kuat.


"Sayakan orang deket Attaqwa, ada sejarah sendiri tentunya," tuturnya.


Sementara pimpinan umum yayasan Attaqwa Amin Noer mengakui kalau ia memberikan restu dan doa pada Sa'duddin. Ia menjelaskan dukungan diberikan kepada semua kandidat, namun dititik beratkan ke Sa'duddin. Apalagi jelasnya Sa'duddin merupakan salah satu siswa Attaqwa.


"Ya sudah ada doa restu ke Sa'duddin. Ia kan dulunya siswa di sini. Semoga aja dia bisa membawa Bekasi yang lebih baik lagi," ucap ketua MUI Kabupaten Bekasi ini. (dit)

LHKPN Sesuai Data Yang Ada

SMS, Tambun Selatan - Adanya tudingan kalau laporan hasil kekayaan pasangan yang diusung PKS Sa’duddin Jamal (SAJA) tidak transparan tidak terlalu dihiraukan oleh DPD PKS. Sebab PKS berpedoman apa yang dikeluarkan KPK berdasarkan oleh data. Dan itu semua sudah diverifikasi.


Humas DPD PKS Zaenudhin menjelaskan apa yang diributkan tim sukses lain tentunya tidak sportif. Mereka harus membedakan antara harta pribadi Sa’duddin dan Jamal dengan dana pemilukada yang dimiliki PKS. Sebab aturan partai yang ada di PKS berbeda dengan partai-partai lainnya.


”Kalau yang dikeluarkan segitu ya itu kebenarannya. KPK kan ga semudah itu mengeluarkan data,” beber Zaenudhin.


Banyaknya dana yang hanya sekitar Rp 5 miliar itu menjadi cermin kalau memang bupati orangnya sederhana. Adanya tudingan aset dialihkan atas nama istri dan anaknya itu bukan menjadi persoalan DPD. Menurut Zaenudhin istri bupati berasal keluarga yang berkecukupan dari Banten. Jika adanya sawah atau lahan lainnya atas nama istrinya wajar karena memiliki orang tua di sana.


”Bu Cucu kan anak orang kaya di Banten kalau punya sawah banyak ya wajar saja kan,” imbuhnya.


Zaenudhin pun menjelaskan tim lain sebenarnya lebih menyoroti banyaknya dana yang dimiliki PKS. Hal ini dikarenakan tim sukses dari partai lain tidak mengetahui tata cara mengelola partai yang dilakukan PKS. Jauh-jauh hari sebelum adanya perhelatan pemilukada PKS sudah menyiapkan berbagai dana dari kalangan kadernya. Dana yang ada tersebut terkumpul terus menerus.


”Kami sebelum ada hajatan itu sudah menyiapkan segalanya. Kalau yang lainnyakan enggak,” imbuh lelaki berkacamata tersebut.


Untuk memenangkan pasangan SAJA ini PKS menyediakan dana sekitar Rp 105 miliar. Dana yang terbilang cukup besar ini murni dari kader PKS dan sumbangan para donatur yang ada. Sebenarnya jelas Zaenudhin persoalan inilah yang menjadi pertanyaan dari para tim sukses lainnya. Karena mereka tercengang dengan dana yang disiapkan PKS.


”PKS sudah jelas memiliki empat pilar tim sukses, dan itu membutuhkan dana yang cukup besar untuk pemilukada ini,” tuturnya.


Ia pun menegaskan jika memang ada yang menuding bupati tidak transparan terkait soal laporan LHKPN ini salah besar. Yang menjadi mereka panik adalah banyaknya dana yang dimiliki PKS untuk menghadapi pemilukada ini.


”Sebenarnya soal dana yang dimiliki PKS inilah yang menjadi kecemburuan para timses lainnya,” tukasnya. (dit)

Kholik: PKB Ga Pasip

SMS, Cikarang Utara - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bergerak dengan caranya tersendiri untuk memenangkan pasangan Sa’duddin Jamal (SAJA). PKB dengan massanya tersendiri meminta supaya ada kelonggaran terkait mekanisme pendulangan suara. Sebab yang menjadi inti dari koalisi bagaimana pasangan yang diusung bisa memenangi pilkada.


Sekretaris DPC PKB Abdul Kholik menjelaskan saat ini PKB sudah bekerja ekstra keras untuk mensukseskan pasangan yang diusung. Kholik pun menampik jika selama ini PKB dianggap tidak menjalankan tugasnya selama berkoalisi. Bagaimanapun jelasnya setelah berikrar untuk bergabung dengan PKS sudah menjadi kewajiban ikut berpartisipasi memenangkan pemilukada.


”Kami berterimakasih karena mendapatkan perhatian, soal kerja atau tidaknya PKB bekerja sepenuh hati,” papar Kholik.


Menurut Kholik PKB dengan basis massa yang berbeda dengan PKS tentunya memiliki cara tersendiri. Dan ini menjadi pekerjaan PKB mensosialisasikan serta memuluskan jalan pasangan SAJA di basis-basis yang selama ini tidak tersentuh oleh PKS ataupun PKB.


”PKB punya massa tersendiri. Di situ lah kami berusaha untuk memberikan pundi-pundi suara untuk pasangan ini,” imbuhnya.


Anggapan kalau partai koalisi tidak bekerja salah satunya PKB itu menjadi pemicu bagi kami untuk lebih semangat lagi. Kholik pun menjelaskan sudah menyiapkan langkah tersendiri terkait pemilukada ini. Namun soal bentuk atau strategi yang diterapkan Kholik enggan untuk menjelaskannya. Menurutnya strategi ini menjadi senjata tersendiri. Untuk membuktikan itu semua akan terlihat di hari penghitungan suara.


”Kita tunggu saja buktinya pas penghitungan suara. saya prediksi pasangan SAJA ini menang. Kalau ga ada kerja keras dari tim itu tidak akan mungkin,” bebernya.


Karenanya PKB menolak jika dinyatakan tidak melakukan apa-apa terkaip suksesi pasangan SAJA di pemilukada ini. Hanya saja metode yang diterapkan PKB berbeda dengan partai lain. Kholik pun berani menjamin kalau strategi PKB ini lebih wah dibandingkan yang lainnya.


”Coba saja lihat ke posko ataupun kantor kami pasti lebih wah. Ini bukti kalau PKB itu serius,” ucapnya. (pret)

Makmur Hasanudin: Kemenangan PKS Harus Beda Dengan Pemilukada Sebelumnya


Makmur Hasanudin, DPP PKS Bekasi


SMS, Tambun Selatan - Perhelatan pemilihan kepala daerah tinggal menghitung hari lagi. PKS pun mendapatkan arahan tertentu dari DPP untuk memenangkan dan sekaligus mempertahankan kursi daerah yang selama ini diduduki kadernya. DPP juga menegaskan supaya kemenangan PKS ini tidak sama seperti kemenangan lima tahun lalu yang hanya berbeda tipis dengan lawannya.


Pengurus DPP bidang dakwah yang membawahi wilayah Banteng, Jakarta dan Jawa Barat Makmur Hasanudin menegaskan supaya PKS lebih bekerja keras lagi untuk memenangkan pasangan yang diusungnya. Ia pun menegaskan supaya target kemenangan ini tidak seperti pemilukada sebelumnya yang hanya berbeda tipis dengan kandidat lainnya. PKS jelas Makmur harus mampu menang telak di pemilukada kali ini. sebab yang diusung saat ini walaupun orangnya sama namun memiliki popularitas yang jauh berbeda.


“Jangan sampai kemenangan yang diraih PKS sama dengan pemilu sebelumnya. Kali ini harus menang telek,” beber Makmur.


Menurutnya wajar saja jika target menang telak dibebankan pada partai yang mengklaim sebagai partai dakwah ini. ia beralasan saat ini kandidat yang diusung memiliki segalanya. Warga Kabupaten Bekasi tentunya tidak asing lagi dengan nama Sa’duddin. Hal ini dikarenakan posisinya yang memang sebagai incumbent. Jika sampai PKS tidak mampu memenangkan pemilukada dengan telak tentunya menjadi catatan tersendiri.


“Siapa yang tidak kenal Sa’duddin, kucing saja tahu. Masak orang tidak mengetahuinya,” bebernya sambil tertawa.


Untuk membantu memenangkan pemilukada kali ini DPP pun ikut turun tangan secara langsung. Namun secara teknis pemenangan sepenuhnya diserahkan ke DPD. DPP jelas Makmur sifatnya hanya memberikan saran dan masukan serta arahan kepada DPD. Jika memang diperlukan DPP memberikan semacam motivasi untuk menghadapi pertarungan ini.


“DPP jelas ikut turun tangan. Sebab DPP ingin sebagian wilayah di Jawa Barat ini dipimpin oleh kader PKS,” tambahnya.


Ia menegaskan kalau dakwah harus dilakukan lewat jalur pemimpin. Tidak ada alasan lagi di kesempatan kali ini untuk mempertahankan posisi pemimpin yang saat ini digengam oleh kader PKS.(dit)

Endang Sidik: Tidak Ada Alasan Untuk Kalah

SMS, Tambun Selatan - Tim pemenangan pasangan Sa'duddin Jamal (SAJA) optimis calonnya bakal memenangkan pemilukada kali ini. Dilihat dari segi apapun pasangan SAJA lebih memiliki peluang dari pada pasangan lainnya. Walau lebih unggul dari segalanya namun harus tetap waspada dan tidak boleh lengah sedikitpun. Sebab tidak ada lawan yang tidak melakukan perlawanan.


"Dilihat dari manapun SAJA lebih unggul, mulai dari popularitas sampai kesiapan semuanya siap," jelas penasehat tim bapilu SAJA Endang Sidik Permana.


Menurutnya calon yang diusung saat ini memiliki segala-galanya. Namun tim pemenangan juga diminta tidak lengah sedikitpun. Menurut Endang jangan sampai pasangan lain melakukan kegiatan positif tapi tim SAJA malah tidak melakukannya. Sebab saat ini kandidat yang ada juga mempersiapkan berbagai strategi untuk memenangkan pertarungan di pemilukada kali ini.


"Pokoknya jangan sampai kreatifitas menarik massa kalah dengan pasangan lainnya," tambah mantan ketua bapilukada tahun lalu.


Ia juga menegaskan tidak ada alasan untuk kalah di pemilukada kali ini. Sebab berbagai unsur mulai dari popularitas dimiliki pasangan ini. Apalagi incumbent memiliki segudang prestasi dan popularitas yang tinggi. Ini tentunya menjadi kelebihan tersendiri bagi pasangan SAJA.


"Emang ga ada alasan untuk kalah. Di atas kertas yakin bisa menang. Tapi jangan sampai takabur, harus tetap waspada," beber lelaki yang tinggal di bilangan Tambun Selatan tersebut.


Ia juga menegaskan supaya kordinasi antar tim bisa ditingkatkan lagi. Jangan sampai karena mengusung incumbent lantas enggan untuk terus berkordinasi. Menurutnya sosialisasi dengan berbagai ragam kreativitas sangat penting untuk mendongkrak lebih jauh lagi popularitas pasangan SAJA. Dan ini harus terus dilakukan untuk mendapatkan hasil yang maksimal.


"Kreatifitas cara sosialisasi harus terus ditingkatkan, jangan sampai puas dengan apa yang sudah dilakukan," bebernya.


Dengan banyaknya sosialisasi yang berbeda dengan pasangan lain tentu akan dapat menarik perhatian. Hal seperti inilah yang harus dipertahankan untuk memenangkan pasangan SAJA.


"Dulu waktu pemilukada tahun lalu tim tidak henti-hentinya melakukan sosialisasi dengan cara-cara yang kreatif. Dan inilah yang harus dipertahankan dan dimodifikasi," tukasnya. (dit)

Pembuat Spanduk Bukan Warga Nahdliyin

Pembuat Spanduk Bukan Warga Nahdliyin


SMS, CIkarang Utara - Pengurus PC NU Kabupaten Bekasi menegaskan Komunitas Muslim Kultural (KMK) yang menyebarkan spanduk propokatif bukan dari kalangan NU. Walau membawa istilah Nahdliyin bukan berarti berasal dari warga NU. Apalagi NU sudah menegaskan netral menghadapi pemilukada. Kalau sampai mendukung salah satu kandidat bakal terkena sanksi karena melanggar AD/ART.


"Insyaallah itu bukan warga NU. Cuman orang yang hendak membuat kekisruhan aja," jelas ketua PC NU Kabupaten Bekasi, Ahmad Gufron.


Menurutnya pemasangan spanduk yang dilakukan KMK hanya ingin merusak suasana menjelang pemilukada. Ia pun sangat menyayangkan adanya spanduk yang membawa nama Nahdliyin. Walaupun jelas Gufron Nahdliyin bukanlah NU. Akan tetapi istilah tersebut melekat sebagai sebutan warga NU.


"Sangat disayangkan adanya kalimat Nahdliyin. Itu seolah-olah warga NU yang membuatnya," bebernya.


Gufron menegaskan walau tidak menyebut kalimat NU tetap saja tudingan mengarah ke NU. Menurutnya tindakan seperti ini selain merugikan pihak yang dituduh juga merugikan lembaga terkait. Tentunya tindakan seperti ini patut ditindak supaya tidak terulang lagi.


"Ini jelas merugikan. Saat saya lihat spanduknya pun ngurut dada saya," ungkapnya.


Walau netral namun PC NU memiliki kewajiban ikut mensukseskan pemilukada. Menurutnya ini menjadi kewajiban sebagai warga negara. Jika sampai mincul kasus seperti ini sangat disayangkan. Dan itu harus segara ditangani oleh pihak yang berkompeten. Jangan sampai di ajang pemilukada ini dijadikan ajang sebagai adu domba dan saling menjatuhkan.


"Kami mintalah supaya bermain sportif dan ga saling adu domba," tegasnya.(pret)

PPP Siapkan 10 ribu Kader

SMS, CIkarang Pusat - Partai Persatuan Pembangunan siap turunkan 10 ribu kadernya guna mengamankan perolehan suara pasangan SAJA. Kader yang bakal diturunkan ini terlebih dahulu dididik untuk mendapatkan pengetahuan terkait masalah pemilukada. Hal ini untuk menghindari adanya kecurangan saat penghihtungan suara.


Ketua Bapilukada PPP Cecep Noor menegaskan 10 ribu kader tersebut berasal dari internal PPP. Jika digabungkan dengan partai pengusung pasangan SAJA lainnya kemungkinan jumlahnya akan mencapai 30 ribu. Angka ini sangat fantastis dan patut untuk dipertimbangkan oleh kandidat lainnya.


“PPP sudah disiapkan 10 ribu kader untuk mengamankan suara SAJA di pemilukada nanti,” jelas Cecep.


Cecep juga menegaskan kader yang diturunkan ini mendapatkan pelatihan terlebih dahulu. Dengan menurunkan kader inti sebagai saksi dan sekaligus untuk mengamankan suara pasangan SAJA ini merupakan bukti keseriusan PPP. Ia juga menegaskan kalau saksi ini nantinya akan dikonsentrasikan di wilayah Selatan Kabupaten Bekasi.


“Semua kader yang ditugaskan sebagai pengamanan perolehan suara nantinya dikonsentrasikan di wilayah Selatan. wilayah ini menjadi basis dan konsentrasi PPP,” terangnya.


Cecep pun yakin perolehan suara pasangan SAJA di Selatan wilayah Bekasi bisa dimaksimalkan. Sebab kader PPP saat ini sudah siap terjun untuk mensosialisasikan pasangan ini. Sementara untuk mengantisipasi adanya kecurangan penghitungan suara PPP juga sudah menyiapkan kadernya untuk mengawal sampai tuntas perolehan suara yang ada.


“Kader sudah siap jalan melakukan sosialisasi. Soal pengamanan suara juga sudah disiapkan kader untuk mengawalnya,” tuturnya.


Persiapan pengamanan perolehan suara ini terus dilakukan. Sebab targetnya suara pasangan SAJA aman dan tidak ada kebocoran satupun. Pasangan yang diusung PPP jelas Cecep harus diperujuangkan secara maksimal. PPP walau hanya sebagai partai pendukung tidak lantas berleha-leha tanpa adanya kerja nyata.


”Kami ga mau berleha-leha karena sebagai partai pendukung. Kami juga harus kerja maksimal dan mengoptimalkan seluruh kader yag ada,” terang anggota dewan dari dapil satu tersebut.


Cecep pun yakin pasangan yang diusung tiga partai Islam ini bakal memenangni pemilukada. Apalagi masing-masing partai sudah menyiapkan strategi khusus untuk memenangkan pasangan SAJA di setiap wilayah yang menjadi konsentrasi garapannya.


”Saya yakin pasangan yang diusung partai Islam ini bakal menang,” tukasnya.(pret)

KH Achmad Syafii Mustawa: Masyarakat Jangan Terjebak Politikus Doyan Umbar Janji

[caption id="attachment_235" align="aligncenter" width="448" caption="KH Achmad Syafii Mustawa: Masyarakat Jangan Terjebak Politikus Doyan Umbar Janji"]KH Achmad Syafii Mustawa[/caption]

SMS, Cikarang Utara - Pimpinan Majelis Ta'lim Darul Hikmah, Jakarta, KH Achmad Syafii Mustawa meminta masyarakat Kabupaten Bekasi jangan sampai terjebak dengan politikus yang doyan mengumbar janji, apalagi menjelang hajat Pemilukada yang akan digelar pada 11 Maret 2012 mendatang.


"Sudah banyak contoh di mana-mana. Karena terlalu banyak mendramatisir janji kosong ketika sudah duduk jadi pemimpin kadang lupa sama janjinya karena terbelenggu oleh kepentingan golongan ataupun pribadi," kata Achmad.


Dikatakannya, sebaik-baiknya pemimpin ialah yang selalu mengedepankan kaidah agama dan berpijak pada kepentingan masyarakat luas. Lebih lanjut, hal itu bisa dilihat dan dibuktikan dengan kedekatan pemimpin itu sendiri dengan ulama dan masyarakat.


"Kalau seorang pemimpin dekat dengan ulama maupun masyarakat maka dia akan selalu mendapat masukan baik berupa nasehat maupun saran, sehingga kebijakannya akan berpihak pada rakyat," jelasnya.



Lebih lanjut kata Achmad, saat ini masyarakat Kabupaten Bekasi sudah cerdas dan tidak akan terkecoh dengan janji-janji politik. Pemilukada nanti dipastikan tidak akan tergiur dengan politik uang.

“Tidak terbayang, bila pemimpin yang tidak berpijak pada kaidah agama dan hanya mementingkan. Mau jadi apa masyarakatnya nanti. Yang kaya akan semakin kaya yang miskin akan semakin miskin. Hal itu jangan sampai terjadi di Kabupaten Bekasi seperti itu terjadi," ujarnya. [her]

PKS Siap Datangkan Tokoh Nasional

 

hidayat nur wahidSMS, Cikarang Pusat - DPD PKS bakal datangkan tokoh nasional untuk mendongkrak perolehan suara di pemilukada nanti. Setidaknya nama mantan ketua MPR, Hidayat Nurwahid dan sekjen DPP PKS, Anis Matta digadang-gadang untuk memberikan semangat para calon pemilih. Selain itu ketua bidang humas DPP PKS Mardani juga siap untuk didatangkan.


Humas DPD PKS Zaenudhin mengaskan mendatangkan tokoh ini semata-mata untuk memberikan semangat para calon pemilih. Selain itu juga untuk mengarahkan para calon pemilih supaya bisa menentukan calon pilihannya setelah melihat tokoh nasional yang setidaknya banyak dikenal masyarakat luas.


”Kalau ada yang lebih mengenal pak Hidayat mungkin mereka nantinya bakal mengerti kalau pak Hidayat itu PKS,” jelas Zaenudhin.


Menurutnya mendatangkan tokoh nasional ini sangat penting karena menjadi figur para calon pemilih. Zaenudhin pun sengaja memilih Hidayat Nurwahid karena lebih banyak dikenal banyak kalangan. Ia pun berharap dengan mendatangkan tokoh nasional ini bisa mendongkrak suara yang ada.


”Setidaknya bisa mendulang perolehan suara. Itu yang kami maksudkan mendatangkan tokoh nasional,” papar lelaki yang juga anggota DPRD tersebut.


Ia juga meminta supaya partai koalisi PKB dan PPP juga turut mendatangkan tokoh nasional. Sebab mereka sama-sama mengusung pasangan Sa’duddin Jamalullail (SAJA) untuk memenangkan pemilukada ini. Jika partai koalisi mendatangkan tokoh nasional tentunya akan turut mendongkrak perolehan suara SAJA. Sebab di setiap kader partai masing-masing tentunya bakal mengikuti arahan dari atasannya.


”Kami akan kordinasi dengan PPP dan PKB supaya sama-sama mendatangkan tokoh nasional,” bebernya.


Sementara ketika disinggung mengenai nomor urut, Zaenudhin lebih memilih nomor urut satu. Menurutnya nomor urut satu mencerminkan calon yang diusungnya, incumbent. Untuk mensosialisasikannya juga relatif lebih mudah.


”Pilih nomor satu kalau memang bisa memilih nomor urut. Lebih mudah aja incumbent,” tukasnya. [pret]

PKS Bakal Manfaatkan Kantor Partai Koalisi

SMS, Tambun Selatan - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bakal mengoptimalkan kantor DPD ataupun DPC partai koalisi. Kantor partai koalisi, DPC PKB dan PPP ini nantinya akan digunakan sebagai secretariat bersama untuk memenangkan pasangan Sa’duddin Jamalullail Yunus (SAJA) yang mereka usung. Langkah ini dinilai cukup efektif dari pada membentuk satu posko pemenangan.


Ketua Bidang Pemenangan Pemilukada (Bapilukada) PKS Faisal Hafan Farid menegaskan tim pemenangan SAJA tidak akan focus pada satu titik posko. Menurutnya jika hanya membentuk satu posko pemenangan pemilukada nantinya akan monoton. Untuk menghindarinya setiap partai koalisi kantornya dijadikan posko pemenangan pemilukada.


“Kalau hanya satu posko nantinya hanya ada satu model taktik, kalau semuanya dijadikan secretariat bersama akan banyak variasi,” ucap Faisal.


Faisal juga menjelaskan dengan adanya tiga secretariat bersama kordinasinya akan berputar dan tidak satu titik. Selain itu juga semua partai koalisi bisa bekerja semua dan tidak saling mengandalkan. Sebab adanya koalisi harus bisa bekerja bersama untuk sama-sama mengantarkan calon yang diusung supaya bisa menang.


”Semuanya harus bekerja, ga bisa saling mengandalkan. Setelah masuk koalisi inikan jadi calon bersama, bukan hanya calon PKS saja,” tambah lelaki berkacamata tersebut.


Ia juga meminta supaya seluruh kader yang ada di partai koalisi bisa aktif semuanya. Untuk mendapatkan persepsi yang sama nantinya tim pemenangan bakal mengumpulkan seluruh pengurus partai baik dari PKS ataupun PKB dan PPP. Pertemuan ini nantinya akan membahas soal trik dan teknik yang ada di lapangan. Karena berlatar belakang cukup berbeda harus ada satu persepsi untuk mendapatkan hasil yang maksimal.


”Akan dikumpulkan semuanya seluruh pengurus baik tingkat Kabupaten, Kecamatan ataupun Desa. Ini semata-mata untuk menyamakan persepsi saat sama-sama terjun ke lapangan,” beber lelaki berjanggut tersebut.


Faisal pun berharap dengan adanya pembekalan nanti tugas yang diemban untuk memenangkan pasangan SAJA bisa lebih ringan. Apalagi jika roda koalisi bisa berjalan seirama tentunya niatan untuk memenangkan pilkada bisa lebih mudah.


”Seberat apapun kalau diemban bersama terasa ringan, inikan diusung tiga partai jadi kalau maksimal hasilnya juga akan memuaskan,” tegasnya. [pret]

PKS Siapkan 450 Posko Pemenangan SAJA

posko pks

SMS, Cikarang Pusat - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bakal menyiapkan 450 posko pemenangan pasangan Sa’duddin Jamalullail Yunus (SAJA). Pendirian posko ini nantinya akan menjadi tanggung jawab partai koalisi juga. Penyebaran poskonya mulai dari tingkat desa sampai Kecamatan.


Ketua bidang pemenangan pemilu Faisal Hafan Farid menjelaskan partai-partai koalisi pengusung pasangan SAJA diminta partisipasinya untuk membuat posko pemenangan. Ia menjelaskan posko yang digadang-gadang berjumlah 450 posko tersebut bakal didirikan sampai tingkat desa.


”Kami sudah siapkan 450 posko untuk pemenangan SAJA. Nantinya di posko ini akan memperkenalkan pasangan SAJA sama warga,” bebernya.


Faisal juga menjelaskan soal mekanisme penyebaran posko. Nantinya jelas Faisal setiap di setiap kecamatan ada tiga posko pemenangan. Tiga posko ini terdiri dari posko yang didirikan PKS sendiri dan partai koalisi, PPP dan PKB. Selain itu di setiap desa juga ada tiga posko.


”Masing-masing kecamatan dan desa ada tiga posko. Tinggal dikalikan aja kecamatannya berapa dan desanya berapa,” tambah ketua Fraksi PKS tersebut.


Terkait penempatan posko partai koalisi diberikan kebebasan. Sebab setiap partai punya basis massa masing-masing. Jika nantinya ditentukan dikawatirkan akan meleset dari basis massa baik dari PKS ataupun partai koalisi. Sebab pendirian posko ini selain untuk memperkenalkan pasangan SAJA juga untuk memberikan informasi terkait pemilukada.


”Kami persilahkan mau mendirikan posko di titik mana aja, yang terpenting satu kecamatan ada tiga posko dan begitu juga untuk di desanya,” beber lelaki berkacamata tersebut.


Keberadaan posko ini jelas Faisal selain untuk memenangkan pasangan SAJA juga bisa digunakan membesarkan partai. Sebab kader akan semakin dekat dengan partai yang selama ini dipilihnya. Tentunya ini menjadi keuntungan tersendiri bagi partai. Sebab selain koalisi juga ada kesempatan untuk infestasi di pemilihan umum.


”Tidak semata-mata untuk pemenangan pemilukada, ini juga bisa digunakan investasi mendapatkan suara di pemilihan umum,” imbuhnya.


Di Kabupaten Bekasi sendiri ada sekitar 23 kecamatan dan 187 desa ataupun kelurahan. Tentunya jumlah posko yang disiapkan PKS untuk memenangkan pasangan SAJA cukup memadai. [pret]

Wilayah Padat Penduduk Jadi Incaran PKS

Kampanye PKS

SMS, Cikarang Utara - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) lebih konsentrasi mendulang suara pada wilayah padat penduduk. Ukurannya jika mampu menguasai wilayah padat penduduk seperti Tambun Selatan, Tambun Utara, Babelan, Cibitung, Cikarang Barat dan Cikarang Utara peluang untuk memenagkan pemilukada lebih terbuka. Namun PKS juga tidak mengabaikan wilayah lain, sebab pemilukada ini diikuti seluruh warga Kabupaten Bekasi yang tersebar di 23 kecamatan.


Ketua bidang pemenangan pemilu Faisal Haffan Farid menegaskan wilayah padat penduduk ini nanti akan digarap dengan semaksimal mungkin. Menurutnya lumbung suara PKS berada di wilayah perkotaan. Kebetulan jelas Faisal wilayah perkotaan ini merupakan wilayah padat penduduk.


“Harus ada konsentrasi tertentu di suatu titik. Kalau mampu menguasai wilayah unggulan kemungkinan besar akan mudah untuk kedepannya,” beber Faisal.


Menurut Faisal wilayah padat penduduk ini menjadi basis unggulan. Ia pun menyiapkan strategi tertentu untuk menguasai wilayah unggulan ini. salah satu strategi yang disiapkannya adalah dengan mendirikan posko sampai ketingkat desa dan RT. Strategi ini sudah disiapkan dan bakal dilouncing pada hari ahad mendatang.


”Kami akan melakukan kordinasi sampai ke tingkat kelurahan ataupun RT. Sebab kami ga ingin kecolongan di wilayah unggulan ini,” tambah lelaki berkacamata tersebut.


Sementara cara untuk menguasai wilayah unggulan ini bisa dilakukan bersama dengan partai koalisi. Sebab masing-masing partai koalisi tentunya memiliki basis tersendiri di wilayah padat penduduk ini. Namun tidak menutup kemungkinan jika PKS jauh akan lebih konsentrasi di wilayah yang padat.


”Bisa digarap bersama-sama dengan partai koalisi. Intinya jangan sampai di wilayah padat penduduk ini perolehan suara SAJA kalah dengan pasangan lainnya,” ungkap lelaki berjanggut tersebut.


Sementara untuk wilayah pinggiran yang belum tersentuh PKS, Faisal meminta supaya partai koalisi serius menggarapnya. Sebab suara yang ada juga cukup menentukan untuk kemenangan di pemilukada ini. Jangan sampai semua partai koalisi fokus di wilayah padat penduduk lantas melupakan wilayah lainnya.


”Kami ga mau semuanya konsen di wilayah unggulan ini, harus ada juga yang garap di wilayah lain. Sebab penduduk di wilayah padat hanya sebagian saja,” tuturnya.


Ia menjelaskan kalau mampu menguasai wilayah unggulan tapi kalah di wilayah lainnya sama saja tidak ada artinya. Sebab di wilayah non unggulan ini pemilik suara juga cukup banyak. Hanya saja wilayahnya tidak sepadat dan strategis di wilayah unggulan.


”Harus seiring sejalan antara wilayah unggulan dan wilayah lainnya. Jangan sampai jomplang perolehan suara yang dikumpulkan,” tukasnya. [pret]