DPC PPP Tegaskan Kadernya Komunikasi Lintas Partai Pendukung SAJA

SMS, Cikarang Barat - DPC PPP menegaskan kepada seluruh PAC yang ada di Kabupaten Bekasi supaya meningkatkan komunikasi lintar kader partai pengusung pasangan SAJA. Langkah ini dinilai sangat perlu untuk menyambung kepentingan bersama untuk memenangkan pasangan SAJA. Jangan sampai nantinya kader lintas partai pendukung SAJA tidak ada komunikasi dan berjalan sendiri-sendiri.


”Komunikasi ini sangat perlu dan harus dilakukan semua kader untuk sama-sama menjalankan tugas di pemilukada ini,” beber sekretaris umum DPC PPP Nurhamdani.


Ia menjelaskan kasus yang terjadi di PAC Tambun Selatan dan Kedung Waringin dengan tidak berjalannya komunikasi kader lintas partai semestinya menjadi pembelajaran bagi partai pengusung pasangan SAJA. Dan ini jelas Nurhamdani tidak perlu terulang lagi.


”Kemarin ada PAC Tambun Selatan dan Kedung Waringan yang mencoba komunikasi dengan DPC PKS tapi ga nyambung,” tambahnya.


Menurut Nurhamdani komunikasi antara PAC dan DPC ini semestinya sudah tidak ada kendala lagi. Sebab jika sampai masih terkendala seperti ini dikawatirkan yang akan rugi dan terkena dampaknya pasangan SAJA itu sendiri. Jangan sampai nantinya partai pengusung ini bekerja sendiri tanpa ada komunikasi yang jelas dari para kader yang ada.


”Inikan koalisi harusnya bisa berjalan bersama. Nanti kalau berjalan masing-masing mudah dikalahkan lawan,” bebernya.


Ia juga menjelaskan antara kader PPP dan PKS semuanya sama. Tidak ada lagi pembeda. Sebab yang diusung merupakan calon yang sama. Jangan sampai karena PPP hanya mendukung lantas diabaikan begitu saja.


”Inginnya bekerja sama. Duduk sama rendah berdiri sama tinggi. Sama-sama satu tujuan,” ujar lelaki berkumis tipis tersebut.


Walau sempat terjadi miss komunikasi namun Nurhamdani menampik kalau konsolidasi tingkat bawah tidak berjalan. Ia menegaskan konsolidasi di DPC PPP untuk memenangkan pasangan SAJA berjalan cukup lancar. Kesalahan yang ada di dua PAC tersebut tidak bisa dijadikan patokan kalau konsolidasi tidak sempurna.


”Ini hanya miss komunikasi saja. Soal konsolidasi semuanya sudah berjalan,” tukasnya.(dit)

PAC Bodong Yang Dukung NERO

SMS, Cikarang Pusat - Membelotnya 14 Pimpinan Anak Cabang (PAC) PPP rupanya tidak mendapatkan perhatian serius dari pengurus PPP. Malahan pengurus PPP menuding kalau PAC yang membentuk tim relawan Ka’bah tersebut bukanlah kader yang masuk structural. Mereka disebut kader yang tidak terakomodir saat pleno pemilihan PAC. Sehingga mereka merasa sakit hati dan melakukan tindakan politik sendiri.


Ketua Bapilukada PPP Cecep Noor menegaskan kader yang mengatas namakan PAC PPP yang menyatakan dukungannya ke pasangan NERO bukanlah pengurus PAC. Ia menampik kalau kordinasi DPC tidak sampai ke PAC. Menurutnya apa yang dilakukan Abu Aksin cs tidaklah merepresentasikan sikap PAC.


”Mereka itu bukanlah pengurus PAC. Mereka memang kader PPP tapi bukan masuk dalam struktur,” jelas Cecep Noor.


Ia juga menegaskan sikap politik dengan mendukung pasangan NERO yang dilakukan kader PPP dengan mengatas namakan relawan Ka’bah karena tidak terakomodir saat pemilihan pengurus PAC. Mereka lantas merasa sakit hati dan tidak mau mengikuti keputusan partai untuk mendukung pasangan SAJA. Namun secara struktural mulai dari DPC sampai ke PAC kompak mendukung pasangan yang diusung partai.


”Mereka itu dulunya ga terakomodir, makanya mereka melakukan itu. Tapi pengurus PPP semuanya taat pada keputusan partai dan mendukung pasangan SAJA,” imbu anggota dewan dari dapil satu tersebut.


Terkait keberadaan Abu Aksin yang menjadi kordinator tim relawan Ka’bah Cecep Noor menjelaskan kalau Abu Aksin sendiri bukanlah kader PPP lagi. Ia membeberkan kalau posisi Abu Aksin saat ini sudah pindah partai. Abu Aksin dan Ibrahim yang mengaku sebagai pengurus PAC Sukawangi sudah masuk ke Partai Gerindra. Sehingga manufer politik yang dilakukan tidak lagi sebagai kader ataupun pengurus PPP.


”Abu Aksin dan Ibrahim itu dulunya memang kader PPP. Tapi mereka saat ini tidak sebagai kader PPP lagi melainkan kader Gerindra,” jelas Cecep.


Hal serupa juga diungkapkan sekretaris DPC PPP Nurhamdani yang menyatakan dari 14 PAC tersebut yang masih memegang SK sah hanyalah PAC Setu. Selain itu jelasnya semuanya tidak lagi sebagai pengurus PAC. Ia pun akan menyelidiki terlebih dahulu kebenaran kedatangan pengurus PAC Setu, Hamdan yang mengaku siap memenangkan pasangan NERO.


”Dari 14 PAC yang mendukung NERO hanya Setu yang masih memegang SK sah. Sisanya sudah tidak memiliki SK lagi alis bukan pengurus,” terangnya.


Nantinya jika memang Hamdan melakukan pelanggaran dengan mendukung pasangan NERO DPC PPP akan memberikan sanksi pagi yang bersangkutan. Ia menegaskan sanksi yang bakal diberikan pada kader yang tidak taat partai sudah jelas dalam AD/ART yaitu dipecat.



”Khusus yang satu ini akan kami pelajari terlebih dahulu, kalau memang terbukti sanksi sudah siap diberikan,” bebernya. (pret)

DPC PPP Ancam PAC Yang Membelot

SMS, Sukatani - DPC PPP keluarkan surat edaran kepada seluruh PAC supaya tidak menyeberang dari ketentuan politik mengusung pasangan SAJA. Surat yang dikeluarkan DPC ini semata-mata untuk menjaga kader yang ada. Ini juga sekaligus dijadikan peringatan kepada seluruh kader PPP supaya taat terhadap keputusan partai.


Sekretaris DPC PPP Kabupaten Bekasi Nurhamdani menegaskan partainya tidak mau menampung kader yang membelot. Untuk menghindari itu semua DPC memberikan peringatan supaya tidak ada kasus pembelotan terhadap keputusan partai. Sebab koalisi dengan PKS merupakan keputusan partai dan sudah menjadi kewajiban bagi kader untuk mengikutinya.


“23 PAC sudah kami kasih surat semuanya supaya tidak menyimpang dari keputusan partai. Ini hanya untuk mengingatkan saja,” jelas Nurhamdani.


Menurutnya keputusan partai wajib ditaati oleh seluruh kader PPP. Ia menegaskan jika sampai ada kader PPP yang tidak taat terhadap keputusan partai sanksinya sudah jelas, pemecatan. Sebab ia sudah termasuk melanggar AD/ART partai yang ada. Untuk menghindari itu semua DPC memilih menyebarkan surat kepada seluruh PAC nya.


“Sanksinyakan sudah jelas bagi yang melanggar keputusan partai, yaitu dipecat. Sanksi ini juga diterapkan bagi partai lainnya,” tambah lelaki berkacamata tersebut.


Ia juga menampik adanya rumor kalau PPP yang berkoalisi hanya tingkat elitnya semata. Menurutnya rumor tersebut tidaklah benar dan hanya penggembosan belaka. Ia menegaskan seluruh kader PPP baik yang di DPC ataupun yang di PAC semuanya sepakat untuk memenangkan pasangan SAJA. Dan itu sudah menjadi tekad bersama.


“Ga bener itu kalau cuman elitnya saja yang koalisi, buktinya setiap ada acara seluruh pengurus PAC datang semuanya,” bebernya.


Nurhamdani juga menegaskan kondisi PPP saat ini tidak ada permasalahan lagi. Menurutnya konflik yang terjadi sewaktu pemilihan ketua DPC antara kubu Asep Jamaludin dan Suryadi sudah selesai dan tidak ada lagi perpecahan.


“Di tubuh PPP sudah tidak ada konflik lagi, memengkan pasangan SAJA sudah menjadi kewajiban bersama,” tukasnya. (pret)

Pasangan SAJA Datangi SMP Islam Al-Amaliah

Sa'duddin Calon Bupati Kabupaten Bekasi 2012


SMS, Sukatani - DPC PPP Kabupaten Bekasi adakan konsolidasi untuk pemenangan Sa’duddin Jamal (SAJA) kemarin (24) di SMP Islam Al-Amaliyah Desa Sukadarma Sukatani. Kedatangan pasangan SAJA ini mendapatkan sambutan positif dari para wali murid siswa-siswi SMP Islam tersebut. Sa’duddin yang berkujung ke SMP Islam inipun langsung memanfaatkan suasana dengan bertegur sapa langsung dengan wali murid.


Di acara ini pasangan SAJA keduanya memberikan arahan kepada warga dan kader PPP yang datang. Cawabup Jamalullail lebih menjelaskan terkait pendidikan di masa kepemimpinan Nabi Muhammad. Ia menegaskan supaya pendidikan harus terus diperjuangkan untuk mendapatkan hasil yang maksimal.


”Pendidikan merupakan pilar utara membangun daerah. Jangan sampai pendidikan lantas dikesampingkan,” bebernya.


Ia juga menegaskan supaya generasi muda di Kabupaten Bekasi bisa memadukan antara ilmu dan agama. Menurutnya jangan sampai warga Bekasi pandai tapi tidak berpegang teguh dengan agama. Menurutnya orang pandai tapi tidak memegang teguh prinsip agama akan merusak tatanan norma yang sudah ada.


”Lebih bahaya orang bodoh dibandingkan orang pinter tapi ga beragama,” jelas lelaki berkacamata tersebut.


Sementara bupati Bekasi Sa’duddin lebih mengingatkan warga soal pemilukada. Ia meminta maaf kepada warga Bekasi terkait kekurangannya selama memimpin Bekasi. Ia pun berjanji jika diberikan amanah lagi akan melanjutkan memperbaiki kekurangan yang selama ini belum dikerjakan.


”Jangan lupa ibu-ibu sebentar lagi pilkada. Gunakan hak suara dengan sebaik mungkin,” terangnya.


Sementara ketua yayasan Adamiah Hasan Bisri menegaskan kalau kegiatan yang diadakan ini resmi kegiatan sekolah. Namun pengurus DPC PPP juga meminta supaya dijadikan moment konsolidasi bagi kader PPP. Karena momentnya berbarengan warga sekitar sekolah dan pengurus DPC dan PAN PPP pun membaur menjadi satu di kegiatan tersebut.


“Ini murni kegiatan sekolah, kebetulan saya orang PPP kader PPP juga pada datang,’ jelas Hasan Bisri.


Ia pun menegaskan kegiatan ini tidak ada muatan kampanye. Sebab sedari awal yang memberikan sambutan baik dari calon bupati ataupun calon wakil bupati tidak pernah mengeluarkan kalimat ajakan memilihnya. Itu semua harus dicermati oleh berbagai pihak supaya tidak memunculkan kecurigaan.


”Mana ada sambutan yang mengajak supaya memilih dia, ga adakan. Saya sendiri cuman mengajak mendoakan bukan memilihnya,” tegasnya. (pret)

PPP Siapkan 10 ribu Kader

SMS, CIkarang Pusat - Partai Persatuan Pembangunan siap turunkan 10 ribu kadernya guna mengamankan perolehan suara pasangan SAJA. Kader yang bakal diturunkan ini terlebih dahulu dididik untuk mendapatkan pengetahuan terkait masalah pemilukada. Hal ini untuk menghindari adanya kecurangan saat penghihtungan suara.


Ketua Bapilukada PPP Cecep Noor menegaskan 10 ribu kader tersebut berasal dari internal PPP. Jika digabungkan dengan partai pengusung pasangan SAJA lainnya kemungkinan jumlahnya akan mencapai 30 ribu. Angka ini sangat fantastis dan patut untuk dipertimbangkan oleh kandidat lainnya.


“PPP sudah disiapkan 10 ribu kader untuk mengamankan suara SAJA di pemilukada nanti,” jelas Cecep.


Cecep juga menegaskan kader yang diturunkan ini mendapatkan pelatihan terlebih dahulu. Dengan menurunkan kader inti sebagai saksi dan sekaligus untuk mengamankan suara pasangan SAJA ini merupakan bukti keseriusan PPP. Ia juga menegaskan kalau saksi ini nantinya akan dikonsentrasikan di wilayah Selatan Kabupaten Bekasi.


“Semua kader yang ditugaskan sebagai pengamanan perolehan suara nantinya dikonsentrasikan di wilayah Selatan. wilayah ini menjadi basis dan konsentrasi PPP,” terangnya.


Cecep pun yakin perolehan suara pasangan SAJA di Selatan wilayah Bekasi bisa dimaksimalkan. Sebab kader PPP saat ini sudah siap terjun untuk mensosialisasikan pasangan ini. Sementara untuk mengantisipasi adanya kecurangan penghitungan suara PPP juga sudah menyiapkan kadernya untuk mengawal sampai tuntas perolehan suara yang ada.


“Kader sudah siap jalan melakukan sosialisasi. Soal pengamanan suara juga sudah disiapkan kader untuk mengawalnya,” tuturnya.


Persiapan pengamanan perolehan suara ini terus dilakukan. Sebab targetnya suara pasangan SAJA aman dan tidak ada kebocoran satupun. Pasangan yang diusung PPP jelas Cecep harus diperujuangkan secara maksimal. PPP walau hanya sebagai partai pendukung tidak lantas berleha-leha tanpa adanya kerja nyata.


”Kami ga mau berleha-leha karena sebagai partai pendukung. Kami juga harus kerja maksimal dan mengoptimalkan seluruh kader yag ada,” terang anggota dewan dari dapil satu tersebut.


Cecep pun yakin pasangan yang diusung tiga partai Islam ini bakal memenangni pemilukada. Apalagi masing-masing partai sudah menyiapkan strategi khusus untuk memenangkan pasangan SAJA di setiap wilayah yang menjadi konsentrasi garapannya.


”Saya yakin pasangan yang diusung partai Islam ini bakal menang,” tukasnya.(pret)

Cecep Noor Optimis Pasangan SAJA Menang di Selatan

SMS, Cikarang Pusat - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang berkoalisi dengan PKS mengusung pasangan Sa’duddin-Jamalullail (SAJA), optimis dapat memenangkan suara di wilayah Selatan Kabupaten Bekasi. Saat ini, PPP memiliki beberapa ring terkait penguatan kader di wilayah Selatan Kabupaten Bekasi. Apalagi berdasarkan instruksi PPP memang dikhususkan fokus di wilayah Selatan.

Ketua Bidang Pemenangan Pemilukada (Bapilukada) PPP, Cecep Noor, mengaku optimis mampu menguasai wilayah Selatan. walau di Selatan ada Jejen Sayuti dan Rohim Mintaredja, namun Cecep tetap yakin bisa menguasainya. Menurutnya, kedua kandidat ini masih belum cukup kental nuansanya di kalangan masyarakat bawah.

“Ga gentar, cuman kebetulan aja mereka ada di wilayah Selatan. Soal suara kita buktikan saja nanti,” jelas Cecep Noor.

Selain itu ia juga menjelaskan, di wilayah Selatan yang terkenal dengan sebutan dapil satu jika dipadukan dengan PKS dewannya cukup banyak. Hal ini menunjukkan jika memang kerja sama bisa dilakukan dengan semaksimal mungkin wilayah Selatan bisa dikuasai oleh pasangan SAJA.

”Kita konkrit aja, dewan dapil satu khususnya dari PKS dan PPP jika bekerja bersama dengan maksimal kemungkinan besar suara akan banyak di kubu SAJA, apalagi massa dari PPP dan PKS cukup solid,” tegas anggota komisi B tersebut.

Cecep pun menegaskan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan mendeklarasikan Barisan Muda Pendukung Cecep Noor. Ini merupakan massa khusus pendukungnya selain dari kalangan partai. Belum lagi ring partai akan bekerja lebih maksimal lagi untuk mengamankan wilayah Selatan. Tidak ada alasan lagi pasanan SAJA akan minim di wilayah Selatan.

”Jadikan saja ini sebagai pemanasan mesin menjelang pemilihan umum 2014 nanti. Caranya dengan menggerakkan mesin partai untuk memenangkan pemilukada kali ini,” imbuhnya.

Ia juga menegaskan, soal sosialisasi ke kalangan bawah, dua kandidat ini masih sangat minim. Menurut Cecep ini menjadi kelemahan tersendiri. Sebab ia sendiri mengaku sudah sejak awal melakukan sosialisasi dengan turun ke masyarakat dengan mendengarkan keluhannya. Hal semacam ini yang belum digarap secara maksimal oleh kandidat atau tim sukses lainnya.

”Masih sangat minim kekuatan di bawah, karena mereka belum sampai turun ke bawah. Itu yang menjadi kelemahan walau mereka tinggal di wilayah Selatan,’ tukasnya.[pret]

PKS Bakal Manfaatkan Kantor Partai Koalisi

SMS, Tambun Selatan - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bakal mengoptimalkan kantor DPD ataupun DPC partai koalisi. Kantor partai koalisi, DPC PKB dan PPP ini nantinya akan digunakan sebagai secretariat bersama untuk memenangkan pasangan Sa’duddin Jamalullail Yunus (SAJA) yang mereka usung. Langkah ini dinilai cukup efektif dari pada membentuk satu posko pemenangan.


Ketua Bidang Pemenangan Pemilukada (Bapilukada) PKS Faisal Hafan Farid menegaskan tim pemenangan SAJA tidak akan focus pada satu titik posko. Menurutnya jika hanya membentuk satu posko pemenangan pemilukada nantinya akan monoton. Untuk menghindarinya setiap partai koalisi kantornya dijadikan posko pemenangan pemilukada.


“Kalau hanya satu posko nantinya hanya ada satu model taktik, kalau semuanya dijadikan secretariat bersama akan banyak variasi,” ucap Faisal.


Faisal juga menjelaskan dengan adanya tiga secretariat bersama kordinasinya akan berputar dan tidak satu titik. Selain itu juga semua partai koalisi bisa bekerja semua dan tidak saling mengandalkan. Sebab adanya koalisi harus bisa bekerja bersama untuk sama-sama mengantarkan calon yang diusung supaya bisa menang.


”Semuanya harus bekerja, ga bisa saling mengandalkan. Setelah masuk koalisi inikan jadi calon bersama, bukan hanya calon PKS saja,” tambah lelaki berkacamata tersebut.


Ia juga meminta supaya seluruh kader yang ada di partai koalisi bisa aktif semuanya. Untuk mendapatkan persepsi yang sama nantinya tim pemenangan bakal mengumpulkan seluruh pengurus partai baik dari PKS ataupun PKB dan PPP. Pertemuan ini nantinya akan membahas soal trik dan teknik yang ada di lapangan. Karena berlatar belakang cukup berbeda harus ada satu persepsi untuk mendapatkan hasil yang maksimal.


”Akan dikumpulkan semuanya seluruh pengurus baik tingkat Kabupaten, Kecamatan ataupun Desa. Ini semata-mata untuk menyamakan persepsi saat sama-sama terjun ke lapangan,” beber lelaki berjanggut tersebut.


Faisal pun berharap dengan adanya pembekalan nanti tugas yang diemban untuk memenangkan pasangan SAJA bisa lebih ringan. Apalagi jika roda koalisi bisa berjalan seirama tentunya niatan untuk memenangkan pilkada bisa lebih mudah.


”Seberat apapun kalau diemban bersama terasa ringan, inikan diusung tiga partai jadi kalau maksimal hasilnya juga akan memuaskan,” tegasnya. [pret]