Persikasi Jajal Persika Karawang

SMS, Tambun Selatan - Untuk menguji persiapan tim Persikasi sebelum menghadapi Perserang Banten, hari ini (4/1) tim berjuluk Bendo item melakukan pertandingan uji coba melawan Persika Karawang di stadion Tambun Selatan. Uji coba ini merupakan uji coba yang kedua kalinya. Sebelumnya Persikasi menghadapi lawan sepadan PSGC Ciamis dengan kemenangan tipis 1-0.


Pelatih Persikasi Supriadi menjelaskan uji coba melawan Persika Karawang ini diharapkan bisa memberikan pelajaran bagi anak asuhnya. Menurutnya dengan uji coba seperti ini bisa mengasah mental dan teknik bertanding. Apalagi lawan yang dipilihnya merupakan tim yang sama-sama bertanding di divisi I.


”Pemain harus belajar dari uji coba seperti ini. Jangan sampai kesempatan ini malah disia-siakan,” jelas Supriadi.


Di laga uji coba kali ini Supriadi masih mengandalkan striker dengan nomor punggung 11, Heriyanto. Menurutnya Heriyanto ini memiliki kelebihan tersendiri sehingga tetap diasah untuk mendapatkan kemampuan mengolah sikulit bundar lebih baik lagi. Ia tidak kawatir walau menurunkan pemain inti di skuad bendo item tersebut.


”Ini uji coba untuk mengembangkan permainan, jadi ga perlu kawatir kalau ada cidera,” beber lelaki berlisensi B tersebut.


Supriadi juga menegaskan formasi yang bakal diterapkan kali ini tidak berbeda saat melawan Persikad Depok, 3-5-2. Untuk pemain belakang diisi Suprianto, Dede Suwardi dan Hendra lesmana. Sementara pemain tengah dihuni Asep Mulyana, M. Noval dan Ferdi Agustin. Dan striker masih mengandalkan duet Heriyanto dan Devi Aditya. Diharapkan pemain yang masuk skuad inti bisa menimba ilmu saat pertandingan uji coba kali ini.


”Kami ga bisa menerapkan formasi lain. Materi pemainnya kurang mumpuni kalau memakai formasi selain 3-5-2,” imbuh lelaki yang tinggal di bilangan Setu tersebut.


Ia menegaskan sebelum adanya perombakan pemain karena aturan yang dikeluarkan PSSI formasi pemain yang ada memakai 4-1-4-1. Namun setelah adanya perombakan pemain dan hanya diperbolehkan memakai pemain U 23 nayris harus berubah total. Menurutnya jika pemain yang ada saat ini dipaksakan dengan formasi 4-1-4-1 akan berdampak fatal karena belum bisa berimprovisasi dengn lebar lapangan.


”Bagaimana lagi formasi yang ada saat ini harus dioptimalkan untuk mendapatkan hasil yang maksimal,” tukasnya. (dit)

DPC Minim Kader Dapat Bantuan Dari DPD

SMS, Tambun Selatan - DPD PKS menyiapkan tim untuk memberikan advokasi bagi DPC yang masih minim kader saat menghadapi pemilukada ini. Tim advokasi ini diperuntukkan memberikan bantuan kepada DPC untuk mensosialisasikan pasangan SAJA yang diusung PKS. Ini merupakan kewajiban DPD untuk membantu DPC yang minim kader guna meraup suara dari para pemilih.


Kordinator DPC se Kabupaten Bekasi Sumarsono menyatakan adanya bantuan dari DPD untuk menjaring suara dari masyarakat. Sumarsono juga menjelaskan bantuan DPD ini nantinya difokuskan pada DPC yang minim kader seperti DPC Pebayuran, Muara Gembong serta Kedung Waringin. DPC seperti ini harus diberikan bantuan supaya tidak patah semangat menghadapi tim dari kandidat lainnya.


”DPD ikut turun membantu memudahkan DPC yang susah berkembang untuk mensosialisasikan pasangan SAJA,” jelas Sumarsono.


Salah satu yang diberikan perhatian focus oleh tim DPD di antarara DPC Pebayuran. Diakuinya DPC Pebayuran ini sangat lemah karena adanya salah satu tokoh yang mengusung kandidat tersendiri. Namun jelas Sumarsono baik pengurus ataupun kader DPC yang ada di Pebayuran memiliki semangat yang cukup tinggi untuk memenangkan pasangan SAJA. Belum lagi mendapatkan amunisi tambahan khusus dari DPD.


”Di Pebayuran memang sangat berat, tapi ini malah dijadikan tantangan tersendiri bagi kader yang ada di sana,” tambahnya.


Sumarsono pun optimis DPC Pebayuran mampu mendulang suara. Bahkan mereka mentargetkan perolehan suara sekitar 40 persen bagi pasangan SAJA di wilayah Pebayuran ini. Target ini tidaklah muluk-muluk mengingat adanya bantuan tim dari DPD untuk membantu sosialisasi.


”Walau dikatakan minim tapi kami berani mentargetkaan perolehan suara di Pebayuran sekitar 40 persen. Ini sebagai bentuk semangat kader yang ada,” imbuh lelaki kelahiran Jawa Timur tersebut.


Sementara untuk target perolehan suara di Muara Gembong tidak terlalu tinggi. DPC hanya ditargetkan perolehan suara pasangan SAJA bisa mengimbangi perolehan kandidat lainnya. Walaupun tertinggal tidak begitu mencolok.


”Di Gembong juga menjadi perhatian, inikan sebagai bentuk tanggung jawab DPD untuk membantu DPC yang ada,” tukasnya. (dit)

Koni Targetkan 10 Cabor Baru di 2012

SMS, Cikarang Pusat - Koni Kabupaten Bekasi targetkan penambahan sekitar 10 cabang olahraga baru di tahun 2012 ini. Saat ini penambahan cabor yang sudah terealisasi baru dua yaitu cabor balap sepeda dan selam. Sementara target keseluruhan penambahan cabor sekitar 13 cabor untuk menambah kekurangan saat perhelatan porda tahun 2014 mendatang.


Sektretasi Koni Budi Muhammad Mustafa menjelaskan penambahan cabor ini menjadi kewajiban bagi tuan rumah. Sebab saat ini di Kabupaten Bekasi baru ada sekitar 27 cabor. Ini artinya Koni harus segera membentuk penambahan cabor baru untuk menghadapi porda.


”Kalau cuman 27 cabor yang berlaga lucu jadinya. Makanya ditambah lagi supaya lengkap,” beber Budi.


Walau wacana penambahan cabor baru ini sudah digulirkan pasca porda 2010 di Bandung kemarin kenyataannya sampai saat ini baru dua yang terwujud. Budi menjelaskan keterlambatan pembentukan cabor ini karena kesibukan calon pengurus cabang olahraga tertentu. Jadinya cabor yang dulunya sudah direncanakan menjadi tersendat.


”Kalau kendala teknis ga ada, cuman pada sibuk aja, jadinya agak telat,” tambah lelaki berkacamata tersebut.


Budi pun menegaskan supaya calon cabor yang lainnya segera menyusul membentuk kepengurusan. Salah satu cabor yang diprediksi sudah siap membentuk kepengurusan salah satunya cabor sepatu roda. Ia berharap kalau cabor sepatu roda ini bisa secepatnya ada akan menjadi motivasi bagi calon cabor yang lainnya.


”Mudah-mudahan sepatu roda bisa secepatnya menyusul. Kalau sudah ada tiga cabor baru kemungkinan bisa memberikan motivasi bagi yang lainnya,” tambah lelaki asli Sukabumi tersebut.


Budi juga mengharapkan target 10 cabor di tahun 2012 ini bisa terwujud. Menurutnya tahun ini menjadi kesempatan untuk pembentukan cabor sekaligus pembinaan atlet-atletnya. Jika sampai pembentukan tersendat otomatis pembinaan bagi atlet tidak akan maksimal. Sebab perhelatan porda sendiri sudah semakin dekat.


”Harus bisa terwujud semua ke 10 cabor yang ditargetkan, kalau ga ya susah nantinya melakukan pembinaan,” ungkap asisten pribadi bupati tersebut. (dit)

Persikasi Kembali Tergetkan Poin Penuh

Persikasi Bekasi


SMS, Tambun Selatan - Perikasi Kabupaten Bekasi mentargetkan poin penuh saat menjamu lawannya di pertandingan kedua divisi satu ini 18 Januari mendatang. kali ini yang bakal menjadi lawannya merupakan tim dari Perserang Banten. Untuk mendapatkan hasil maksimal pemain diberikan berbagai motivasi dan kegiatan menu latihan lebih.


Asisten pelatih Persikasi Heriyanto menjelaskan perolehan poin penuh menjadi harga mati saat berlaga di kandang. Menurutnya system kompetisi divisi satu kali ini tidak lagi menganut system pada kompetisi sebelumnya, ful tuan rumah. Namun ada perubahan seperti liga professional yaitu dengan system kandang tandang.


”Sistemnyakan sudah ga seperti dulu lagi. Kalau di kandang ga mampu memetih poin penuh akan bahaya bagi peringkat kedepannya,” jelas Heriyanto.


Ia menjelaskan pertandingan melawan Perserang Banten ini menjadi kesempatan Persikasi untuk menambah poin. Menurutnya kalau sampai Persikasi gagal mendulang poin penuh nantinya akan berpengaruh untuk pertandingan selanjutnya. Untuk mencapai target yang ditentukan pemain harus mampu menyerap instruksi dari pelatih.


”Poin penuh jadi harga mati saat tandaing di kandang. Makanya pemain diberikan arahan terus menerus untuk mengasah skillnya,” beber lelaki berlisensi B tersebut.


Dijelaskannya secara menyeluruh kualitas permainan pemain Persikasi sudah cukup mumpuni. Hanya saja jelas Heriyanto mental bertanding belum bisa stabil saat berhadapan dengan lawan. Inilah yang menjadi tugas bersama tim pelatih untuk memberikan motivasi supaya pemain yang ada memiliki mental juara.


”Teknik secara keseluruhan sudah cukup. Tinggal bagaimana pemain bisa bermain tenang dan tidak merasa tertekan,” tambah lelaki yang tinggal di Bilangan Cikarang Utara tersebut.


Waktu selama dua pekan ini akan dijadikan kesempatan tersendiri menata mental para pemain. Menurutnya jika mental pemain masih belum bisa tertata akan sulit untuk meraih poin maksimal. Apalagi pemain divisi satu dengan standar U 23 usianya masih cukup labil. Jika tidak terus diberikan arahan dan motivasi akan mudah berubah targetnya.


”Mereka rata-rata masih anak-anak. Harus terus diberikan motivasi supaya bisa streng saat berhadapan dengan lawan,” tukasnya.


Persikasi sendiri tergabung di grup tiga dengan komposisi tim Persikad Depok, Perserang Banteng, PS Bangka, PSBL Bandar Lampung dan Persijatim. Saat ini Persikasi memimpin klasemen dengan perolehan poin tiga. Jika berhasil mendulang poin penuh saat laga kedua Perikasi akan menetapkan posisinya sebagai pimpinan klasemen sementara. (dit)

PKS Sediakan Media Centre Bagi Wartawan

SMS, Tambun Selatan - DPD PKS siapkan media centre untuk kalangan pemburu berita selama pemilukada ini. media centre ini merupakan tempat khusus untuk para wartawan yang sedang menggali terkait pasangan SAJA. Selain itu media centre juga difungsikan sebagai corong kegiatan pasangan SAJA ataupun DPD PKS sendiri.


Humas DPD PKS Zainudhin menjelaskan ide munculnya media centre ini untuk memudahkan para wartawan mendapatkan informasi terkait pasangan yang diusung PKS. Menurutnya selama ini tidak ada semacam tempat berkumpul bagi wartawan untuk sama-sama berdiskusi terkait beberapa pasangan yang ada. Untuk itulah DPD PKS mendirikan media centre dengan harapan adanya komunikasi yang terus berlangsung dengan para wartawan yang ada.


“Nanti wartawan tinggal datang saja ke DPD PKS. Berbagai informasi terkait pasangan SAJA bisa diakses di media centre ini,” jelasnya Zainudhin.


Namun jangan berpikir kalau media centre ini berbentuk ruangan yang dipenuhi dengan perangkat yang bisa diakses menggunakan internet. Menurut Zainudhin media centre ala PKS ini menyediakan pengurus PKS yang memiliki kompeten untuk menjawab apa yang ditanyakan para wartawan. Mereka nantinya dengan setia stanby di media centre yang sudah disediakan oleh PKS.


“Bentuknya bukan kayak media online, tapi lebih canggih lagi nara sumbernya langsung,” paparnya sambil tertawa.


Media centre ini dibentuk juga ingin mengetahui secara continue isu yang digali para pemburu berita khususnya bagi pasangan SAJA. Zainudhin juga menegaskan adanya media centre ini untuk mengcounter jika ada isu miring yang digali oleh para jurnalis. Sebab tujuan utama dibuatnya media centre ini untuk pencitraan pasangan SAJA.


“Biar kami tahu berita apa saja yang bakal tayang di media ke esokan harinya. Selain itu ini juga memudahkan bagi teman-teman,” imbuh ketua komisi B DPRD Kabupaten Bekasi tersebut.


Keberadaan media centre ini juga sebagai jalinan komunikasi dan silaturahmi dengan para wartawan. Sebab nantinya mereka akan selalu datang ke media centre ini untuk mendapatkan informasi yang ada. Dan PKS sendiri telah menyediakan tempat khusus untuk dijadikan media centre. Tempat yang disediakan cukup menarik dan tidak formal layaknya kegaitan jumpa press.


“Tempatnya cukup santai dan tidak formal. Wartawan sendirikan ga suka kalau formal-formal,” imbuhnya sembari tersenyum. (dit)

PDK Garap Warga Ambon dan Padang

Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK)


SMS, Tambun Selatan - Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) yang ikut mengusung pasangan SAJA berkomitmen menggarap kaum buruh dan warga Padang serta Ambon. Spesifikasi penggarapan massa ini dikarenakan figure ketua umum PDK tingkat Kabupaten Bekasi berasal dari Ambon. Sementara istrinya berasal dari Padang. Sentiment kedaerahan inilah yang dicoba untuk dimanfaatkan oleh PDK demi mendukung pasangan SAJA.


Ketua PDK Abdul Majid menegaskan pihaknya berusaha mencoba menggarap kaum buruh. Selama ini massa yang dimiliki PDK sebagian besar berasal dari buruh. Ia pun berusaha untuk menarik simpati kaum buruh untuk mendukung pasangan SAJA. Ia sendiri yakin kalau buruh bisa diajak untuk sama-sama mendukung SAJA. Apalagi jelasnya pemerintah sendiri sudah berani menentukan kebijakan yang memihak ke pada buruh terkait penetapan UMK.


”Saya yakin mampu mengajak buruh memilih pasangan SAJA. Apalagi buruh sudah diberikan kado istimewa ketika penentuan UMK,” beber Abdul Majid.


Sebelumnya buruh apriori terhadap pemilukada. Namun jelas Abdul Majid setelah adanya kebijakan terkait penetapan UMK yang berpihak kepada kaum buruh membuat mereka memiliki harapan. Inilah yang dicoba dimanfaatkan oleh PDK dengan konsentrasi menggarap massa dari kalangan buruh untuk mendulang suara bagi pasangan SAJA.


”Saya punya pintu untuk masuk lebih dalam ke kalangan buruh, dengan kebijakan UMK ini bisa membuat buruh bersimpati,” tegas lelaki asal Ambon tersebut.


Selain menggarap kalangan buruh, Abdul Majid juga konsentrasi memanfaatkan primordialisme warga asal Ambon yang ada di Kabupaten Bekasi. Ia mengklaim warga Ambon jumlahnya mencapai ratusan di Bekasi ini. Tentunya keberadaan warga Ambon ini bisa dijadikan pundi-pundi suara oleh PDK untuk mendukung pasangan yang diusungnya.


”Saya asli Ambon kami mencoba untuk mengajak warga Ambon untuk sama-sama mendukung pak Sa’duddin,” bebernya.


Abdul Majid juga membeberkan tidak hanya suku Ambon saja yang digarap untuk pemenangan SAJA. Suku padang yang tersebar di Kabupaten Bekasi juga digarapnya. Ia memanfaatkan suku istrinya yang berasal dari Padang Sumatera Barat. Jika memang mampu menyakinkan warga asal Padang yang tinggal di Bekasi ini tentunya suara keuntungan tersendiri untuk pasangan SAJA.


”Istri saya dari Padang, komunitas Padang ini juga kami ajak untuk sama-sama mensukseskan pilkada dengan mendukung pasangan SAJA,” tuturnya.


Abdul Majid optimis mampu mengerahkan suara dari komunitas Ambon dan Padang yang ada di Kabupaten Bekasi. Menurutnya dua suku ini memiliki rasa persaudaraan yang kuat ketika berada di tanah rantau.


”Orang Padang ataupun Ambon sangat peduli dengan sesama. Makanya saya yakin bisa mengajak mereka,” tandasnya. (dit)

ICMI Siapkan Kontrak Politik

SMS, Cikarang Pusat - Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kabupaten Bekasi kembali mengingatkan kepada seluruh kandidat supaya memperhatikan masalah social dan pendidikan. Bahkan ICMI berencana melakukan kontrak politik kepada ketiga kandidat yang ada terkait persoalan ke Islaman, pendidikan, kesehatan, budaya dan kesejarahan Bekasi. Persoalan mendasar seperti ini harus mendapatkan perioritas oleh pemerintah daerah mendatang.


Ketua ICMI Kabupaten Bekasi Muhtadi Muntaha menegaskan organisasi yang dipimpinnya merupakan ormas independent. Tapi sebagai tanggung jawab kaum cendekiawan ICMI memiliki tanggung jawab merumuskan masalah terkait kepemimpinan ideal di Kabupaten Bekasi menurut organisasi intelektual ini.


“ICMI jelas memiliki tanggung jawab untuk sama-sama merumuskan persoalan di Bekasi. Inikan organisasi yang menjadi perkumpulan kaum intelektual, sudah seharusnya memberikan sumbangsih,” papar Muhtadi.


Ia pun berharap kontrak politik yang bakal dilakukan ICMI ini mendapatkan tanggapan serius dari masing-masing kandidat. Bagaimanapun keberadaan dan sumbangsih pemikiran ICMI sangat dibutuhkan untuk kemajuan Kabupaten Bekasi. Wilayah ini akan bisa lebih maju lagi jika ada perpaduan antara kaum intelektual dan pemerintah. Kedua unsur ini sama-sama memikirkan bagaimana Bekasi kedepan.


“Mestinya mendapatkan apresiasi dari setiap kandidat. Dan itu harus ditindak lanjuti oleh para calon yang nantinya terpilih sebagai pemimpin di Kabupaten Bekasi ini,” imbuh lelaki yang populer dengan sebutan Hugo tersebut.


Muhtadi juga menegaskan ICMI akan mendukung pemimpin yang punya sikap kesalehan sosial dan personal. Menurutnya sikap itu harus mampu diwujudkan oleh para kandidat yang terpilih. Jangan sampai ketika terpilih lantas tidak memikirkan nasib rakyatnya. Sikap itu bisa terwujud jika pemimpin yang ada memiliki pendidikan berbasis agama yang baik.


"Saya berani katakan di sini bahwa ICMI tentunya akan mendukung pemimpin yang punya sikap kesalehan sosial dan personal, berdaya pikir kuat atau intelek sesuai ruh ICMI,” tukas politisi Sukamahi tersebut. (dit)